DBS NEWS, SOPPENG – Umat Muslim tengah merasakan hangatnya berkumpul dengan keluarga di momen libur Lebaran. Hal ini juga dirasakan oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Soppeng.
Lantas seperti apa tradisi dan kebiasaan para pejabat tersebut saat lebaran?, Simak ulasannya.
Tradisi Lebaran Keluarga Kadinsos Soppeng, Suriasni

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng, Suriasni menceritakan kebiasaannya saat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga besarnya.
Ketika merayakan Lebaran, acara kumpul keluarga selalu diawali dengan tradisi sungkeman ke orang tua yang dilakukan berurutan, mulai dari yang paling tua hingga yang muda.
Tak lupa saat kumpul-kumpul ini, setiap anggota keluarga bakal berbagi cerita mengenai aktivitasnya selama ini.
“Momen berkumpul lengkap dengan keluarga ini sangat berharga, karena hanya dapat dilakukan saat lebaran sambil menikmati hidangan lebaran khas keluarga,” ujar Suriasni.
Untuk tahun ini, memanfaatkan cuti bersama, Suriasni berencana mudik ke Makassar menemui orang tua dan saudara-saudara yang mayoritas berdomisili di sana.
“Dulu waktu masih tinggal dan kerja di makassar, mudiknya ke soppeng, sekarang terbalik,” kata Suriasni.
Cerita Lebaran Hamzah Hola dan Keluarga

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Soppeng, Hamzah Hola menyebut punya tradisi mengadakan open house di kediamannya di Takalala saat lebaran tiba.
Kesempatan itu dipakainya untuk menerima tamu mulai dari pejabat hingga masyarakat.
Hamzah mengatakan keluarganya punya sajian istimewa saat merayakan Hari Raya Idul fitri. Sajian tersebut merupakan makanan tradisional khas Bugis.
Lebih spesial lagi karena sajian khas lebaran itu dimasak sendiri oleh keluarganya. Ia bahkan sampai turun tangan langsung memotong ayam.
“Persiapannya biasa dimulai sejak pagi dan selesai menjelang buka puasa di hari terakhir Ramadhan,”
“Kami tetap mempertahankan tradisi dengan mempersiapkan makanan seperti tape pisang barangan, salonde kacang hijau dan udang, ayam, buras dan sokko,” kata Hamzah.
Kesederhanaan Lebaran Andi Dhamrah dan Keluarga

Kepala DPMPTSP-NAKERTRANS Kabupaten Soppeng, Andi Dhamrah mengaku momen lebaran lebih banyak digunakannya untuk berkumpul bersama keluarga.
Ia menyebut tidak memiliki banyak agenda dan persiapan kala lebaran tiba. persiapan hari raya menurutnya lebih banyak diurus langsung oleh keluarga.
“Tidak ada persiapan. Biasa saja. Bahkan tidak ada mudik, lebaran di Soppeng saja,” ujarnya.
Meski begitu, Andi Dhamrah mengaku salah satu momen favoritnya saat lebaran adalah saat berkumpul bersama anak, istri dan kerabat sambil menyantap masakan tradisional khas lebaran.
Momen-momen seperti ini menurutnya sudah jarang didapati ditengah padatnya pekerjaan sebagai kepala dinas.
Andi Tenri Sessu dan Keluarga

Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Andi Tenri Sessu juga memiliki tradisi sendiri di dalam keluarganya saat Lebaran.
Momentum lebaran menurutnya akan dihabiskan keluarganya untuk berkumpul di rumah sang kakak atau sang adik.
Saat berkumpul ini, mereka selalu menyantap masakan khas keluarga yang punya ciri khas tersendiri yang tidak dapat ditemukan di restoran mana pun.
Tak lupa, ia bersama keluarga besarnya juga akan berziarah ke makam orang tua.
“Biasanya kumpul di rumah salah satu kakak atau adik. Lalu ada acara makan-makan dan berdoa untuk orang tua dengan membacakan Al Fatihah tiga kali, dan ziarah ke kuburannya,” kata Andi Tenri Sessu. (id)







Komentar