Buruknya Pendataan Jadi Awal Tidak Meratanya Bantuan

DBS NEWS, SOPPENG – Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, AndiĀ Tenri Sessu menilai buruknya pendataan menjadi awal dari tidak meratanya bantuan untuk masyarakat.

Hal ini disampaikan Andi Tenri Sessu saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Daerah Kabupaten Soppeng Terkait Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022, di Aula Triple 8 Cafe and Resort, Rabu (21/9/2022).

“Satu orang bisa terima tiga bantuan, tapi satu orang juga bisa tidak dapat bantuan sama sekali. Ini terjadi karena masing-masing dinas melakukan pendataan berdasarkan sektoralnya,” ungkap Andi Tenri.

Menurutnya, ketika masing-masing dinas melakukan pendataan sendiri maka akan muncul metode dan konsep yang sangat sektoral, dimana semuanya akan tergantung dari kepentingan sektoral itu sendiri.

Akibatnya akan timbul permasalahan-permasalahan baru dari setiap program yang dilakukan, baik itu program di tingkat daerah, provinsi, nasional maupun internasional.

“Saya contohkan persoalan kemiskinan, Pemerintah telah menggelontorkan sekian banyak program-program untuk memberantas kemiskinan, ada yang bisa terselesaikan, ada yang hanya bisa berjalan 20 persen, ada yang 90 persen, tapi hampir semuanya justru meninggalkan dan memunculkan masalah baru,” ujar Andi Tenri.

Olehnya, Andi Tenri berharap kegiatan Registrasi Sosial Ekonomi 2022 yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng bisa berjalan sukses, sehingga program ‘Satu Data’ bisa diwujudkan.

“Kapan dari awal pendataan ini salah, maka tidak ada hasilnya. Inilah yang dicoba oleh pemerintah untuk mewujudkan satu data,” tandasnya. (id)

Komentar