Kejanggalan Pengadaan Seragam dan Sepatu Gratis Pemkab Soppeng, Indikasi Korupsi?

Ist

DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng tengah mendistribusikan seragam dan sepatu sekolah gratis bagi siswa baru untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pemkab Soppeng mengklaim, total ada 5.043 paket seragam dan sepatu sekolah gratis yang akan didistribusikan, dengan rincian 2.844 paket untuk siswa SD dan 2.199 paket untuk siswa SMP.

Anehnya, jumlah tersebut tidak sesuai dengan jumlah pesanan seragam dan sepatu yang tertera di laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP) milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Soppeng.

Dari laman yang diakses Kamis (17/7/2025), jelas dituliskan bahwa jumlah pesanan untuk seragam dan sepatu sekolah untuk tingkat SD adalah sebanyak 3.100 paket, sedangkan untuk tingkat SMP sebanyak 2.300 paket.

Artinya, untuk pengadaan seragam dan sepatu untuk tingkat SD ada selisih kekurangan sekira 256 paket dan untuk pengadaan tingkat SMP ada selisih kekurangan sekira 101 paket.

Untuk diketahui, pengadaan seragam dan sepatu sekolah untuk tingkat SD memiliki nilai pagu Rp1.705.000.000. Sedangkan untuk pengadaan tingkat SMP memiliki nilai pagu Rp1.265.000.000.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Kabupaten Soppeng, Nur Alim yang dikonfirmasi terkait hal ini menyebut, jumlah pesanan yang tercantum dalam Sirup LKPP adalah prediksi mengenai jumlah siswa.

“Penganggaran berdasarkan prediksi jumlah siswa tahun lalu. Namun ternyata jumlah siswa yang diterima lebih sedikit dari prediksi,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (17/7/2025).

Nur Alim pun memastikan bahwa jumlah anggaran yang direncanakan di SIRUP LKPP tersebut tidak semuanya dibelanjakan.

“Kan tidak mesti dibelanja semua,” tandasnya.

Sayangnya, saat ditanya berapa sisa anggaran yang tidak digunakan dalam pengadaan seragam dan sepatu sekolah gratis ini, Nur Alim sudah tak memberi respon.

Penulis : Idham

Komentar