Proyek Laptop Chromebook Dipusaran Korupsi, Pengadaan Untuk Soppeng Capai 2.544 Unit

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng

DBS NEWS, SOPPENG – Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Soppeng buka suara terkait bantuan pengadaan laptop chromebook dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Pengadaan laptop chromebook saat ini menjadi sorotan pasca ditetapkannya Menteri Dikbudristek periode 2019–2024, Nadiem Makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan chromebook dalam program digitalisasi pendidikan tahun 2019–2022.

Nadiem dianggap meloloskan pengadaan laptop chromebook dari Google Indonesia untuk anak didik di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Padahal, di tahun 2019, uji coba chromebook telah gagal dan dianggap tidak cocok untuk sekolah-sekolah di daerah 3T.

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Soppeng, Nur Alim, memastikan bahwa Kabupaten Soppeng juga menerima bantuan pengadaan laptop chromebook dari Kementerian Dikbudristek.

“Semua anggarannya berasal dari Kementerian. Cuman ada yang masuk melalui batang tubuh APBD sebagai penerimaan Pemerintah Daerah dan ada juga yang melalui APBN langsung yang diterima sekolah dari Kementerian,” ujar Nur Alim, Senin (9/9/2025).

Data Disdikbud Kabupaten Soppeng, bantuan pengadaan laptop chromebook dari Kementerian untuk Kabupaten Soppeng dimulai sejak tahun 2021.

Di tahun 2021, Kabupaten Soppeng menerima bantuan pengadaan untuk 1.039 unit yang disalurkan untuk 49 sekolah. Total anggarannya saat itu mencapai Rp7.611.820.000.

Di tahun 2022, Kabupaten Soppeng kembali menerima bantuan pengadaan laptop chromebook, kali ini untuk pengadaan 1.340 unit yang disalurkan untuk 90 sekolah. Anggarannya mencapai Rp10.337.950.000.

Di tahun 2023, Kabupaten Soppeng juga menerima bantuan pengadaan untuk 60 unit laptop chromebook yang selanjutnya disalurkan untuk 4 sekolah. Total anggarannya mencapai Rp7.611.820.000.

Di tahun 2024, Kabupaten Soppeng kembali menerima bantuan pengadaan untuk 105 unit yang disalurkan untuk 7 sekolah. Anggarannya saat itu Rp630.000.000.

Jika ditotal, dari tahun 2021-2024, Kabupaten Soppeng total menerima bantuan pengadaan untuk 2.544 unit laptop chromebook yang selanjutnya disalurkan untuk 150 sekolah. Total anggarannya mencapai Rp19.042.370.000.

“Chromebook ini media dan sarana pembelajaran yang menurut informasi pengguna sangat bermanfaat. Dari sisi manfaat chromebook telah menjadi saksi peningkatan minat belajar peserta didik dan menjadi tantangan peningkatan kemampuan berdigitalisasi pendidik atau guru,” ujar Nur Alim.

Penulis : Idham

Komentar