Ilustrasi jasa pendidikan
DBS NEWS, SOPPENG – Ekonomi Kabupaten Soppeng tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 4,06 persen.
Hal ini berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng yang dirilis pada 29 Agustus 2025.
Pertumbuhan positif terjadi pada hampir semua kategori lapangan usaha dan hanya dua kategori lapangan usaha yang mengalami kontraksi.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan diantaranya Jasa Pendidikan sebesar 9,01
persen, disusul Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 6,33 persen.
Kemudian disusul Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 6,12 persen, Informasi dan Komunikasi sebesar 6,05 persen, dan Jasa Lainnya sebesar 5,39 persen.
Menurut BPS, pertumbuhan di kategori Jasa Pendidikan dipicu oleh adanya peningkatan belanja pegawai fungsi pendidikan dan peningkatan peserta didik di kampus-kampus swasta yang terdapat di Kabupaten Soppeng.
Sedangkan pertumbuhan di kategori Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor didorong oleh adanya berbagai event yang diselenggarakan di Kabupaten Soppeng selama tahun 2024.
Selain itu, kegiatan Pemilu dan Pilkada di awal dan akhir tahun juga menjadi pendorong tumbuh tingginya kegiatan Lapangan Usaha Jasa Lainnya.

Sementara itu, lapangan usaha yang mengalami kontraksi terjadi pada Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang sebesar 2,56 persen, dan Konstruksi sebesar 1,00 persen.
Bencana banjir yang sempat terjadi berakibat pada banyaknya pipa yang mengalami kebocoran dan diperparah oleh adanya kerusakan pompa serta berkurangnya sumber mata air di Kabupaten Soppeng menjadikan kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang mengalami kontraksi.
“Sedangkan, penurunan belanja modal APBN maupun APBD membawa dampak pada kategori Konstruksi yang mengalami kontraksi,” tulis BPS Soppeng dalam publikasinya.
Penulis : Idham







Komentar