Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Kabupaten Soppeng saat ini menghadapi ancaman serius terkait bencana alam, terutama karena wilayah ini ternyata masuk dalam daftar lima daerah rawan bencana di Provinsi Sulawesi Selatan.
Masyarakat Soppeng pun diminta lebih menyiapkan diri menghadapi segala situasi darurat yang mungkin terjadi, terutama terkait dengan bencana banjir, longsor dan lain-lain.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng Pembahasan Ranperda Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Rabu (29/10/2025).
“Soppeng ini masuk dalam lima daerah rawan bencana. Artinya, kita harus lebih siap dengan segala situasi, mungkin kita akan berjibaku dengan segala macam situasi di lapangan terkait dengan bencana banjir, longsor dan lain-lain sebagainya,” ujar Selle.
Menurut Selle, kondisi nantinya akan diperparah karena berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan yang akan segera tiba di Kabupaten Soppeng diprediksi akan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Data BMKG, musim hujan yang akan kita hadapi dalam waktu dekat ini lebih panjang musim hujannya dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Selle.
Sekedar diketahui, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng, terdapat tiga jenis bencana alam yang paling sering terjadi di Kabupaten Soppeng selama tahun 2024.
Bencana alam ini yaitu banjir sebanyak 10 kasus, tanah longsor sebanyak 1 kasus dan angin puting beliung sebanyak 17 kasus.
Kejadian banjir paling banyak terjadi di Kecamatan Donri-Donri dan Marioriawa dengan masing-masing 2 kasus, sedangkan Kecamatan Marioriwawo, Lalabata, Liliriaja, Ganra, Citta, Lilirilau masing-masing 1 kasus.
Sementara untuk kejadian tanah longsor, satu-satunya kasus terjadi di Kecamatan Lalabata.
Sedangkan untuk kejadian angin puting beliung, paling banyak terjadi di Kecamatan Lalabata dengan 6 kasus, disusul Lilirilau dengan 5 kasus, Liliriaja 4 kasus, Ganra dan Marioriawa masing-masing 1 kasus.
Penulis : Idham







Komentar