Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merilis data mengenai proporsi aset yang dimiliki masyarakat Kabupaten Soppeng pada tahun 2025.

Berdasarkan data yang dipublikasikan pada 28 November 2025, hasil survei menunjukkan bahwa emas dan tanah ternyata bukanlah aset yang paling banyak dimiliki oleh rumah tangga di Kabupaten Soppeng.
Secara umum, kepemilikan aset tidak hanya berfungsi sebagai investasi jangka panjang, tetapi juga instrumen penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Di Kabupaten Soppeng, aset yang paling banyak dimiliki masyarakat justru berasal dari kategori fasilitas rumah tangga, yakni lemari pendingin atau kulkas. Persentase kepemilikannya mencapai angka 94,08%.
Fakta ini menggambarkan bahwa mayoritas masyarakat Soppeng masih berfokus pada pengadaan fasilitas yang menunjang kualitas hidup dan kenyamanan di dalam rumah.
Aset dengan tingkat kepemilikan tertinggi kedua adalah aset tanah dengan perolehan 90,17% rumah tangga.
Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Soppeng sudah memiliki lahan sendiri untuk tempat tinggal, sementara sisanya kemungkinan masih menyewa atau menumpang.
Posisi ketiga ditempati oleh aset sepeda motor dengan persentase 87,02%, yang menegaskan tingginya kebutuhan akan mobilitas pribadi di wilayah Kabupaten Soppeng.
Selain tiga aset utama di atas, aset lain yang juga banyak dimiliki adalah emas sebanyak 45,23% rumah tangga, uang tunai (34,45%), mobil (22,96%), tabung gas (16,44%), TV (15,62%), AC (8,81%) dan perahu (2,20%).
Penulis: Idham







Komentar