Kabid BKPSDM Soppeng Ngaku Dianiayai Ketua DPRD

Ist

DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng, Rusman mengaku menjadi korban pengancaman dan penganiayaan oleh Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Farid.

Pengakuan ini disampaikan Rusman dalam video berdurasi 2 menit 11 detik yang diterima redaksi DBS News, Rabu (31/12/2025). Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Desember 2025 sekira pukul 16.00 WITA di ruang kerjanya.

“Pada saat itu, ketua DPRD Soppeng, Andi Farid bersama Abidin datang ke ruangan saya menanyakan dasar penempatan saudara Abidin, kemudian saya jelaskan, bahwa penempatan PPPK paruh waktu berdasarkan persetujuan teknis dari BKN Makassar,” ujar Rusman.

Namun menurut Rusman, Andi Farid dan Abidin tidak puas dengan jawaban yang ia berikan, kemudian terjadilah pengancaman dan penganiayaan terhadap dirinya.

“Pada saat itu, Andi Farid melempar kursi futura warna biru, kemudian menendang dua kali ke perut saya, kemudian keluar dari ruangan saya. Atas kejadian ini, saya sudah melaporkan ke Polres Soppeng pada tanggal 28 Desember 2025. Laporan atas pengancaman dan penganiayaan,” ucap Rusman.

(Ket. video : pengakuan Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kabupaten Soppeng, Rusman)

Sementara itu hingga berita ini dipublikasikan, Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid belum bisa dikonfirmasi terkait kasus ini, panggilan telepon dan pesan WhatsApp dari redaksi DBS News belum mendapat jawaban.

Sedangkan, Kasatreskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Rama Putra membenarkan adanya laporan dugaan pengancaman dan penganiayaan yang dilaporkan oleh pegawai BKPSDM Soppeng, Rusman.

“Iya laporannya sudah kami terima beberapa hari yang lalu,” ujar Dodie via telepon, Rabu (31/12/2025).

Penulis : Idham

Komentar