Dr. Andi Luhur Prianto
DBS NEWS, MAKASSAR – Akademisi sekaligus Pengamat Politik Pemerintahan, Dr. Andi Luhur Prianto, menilai Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga kini masih terjebak dalam desain “mesin politik” yang lebih melayani kepentingan penguasa ketimbang masyarakat.
Pandangan ini disampaikan dalam dialog publik mengenai dinamika pemerintahan Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle yang digelar oleh Redaksi Tribun Timur, Makassar, Selasa (10/2/2026).
“ASN itu mesin politik, secara historis ASN itu dibangun atau didesain untuk melayani tuan, dan itu disebut kinerja. Kepala Dinas itu kalau mau disebut berkinerja, dia harus berbakti kepada bupati, bukan kepada rakyat,” ujarnya.
Menurut Andi Luhur, ini merujuk pada buku Heather Suterland terkait pembentukan elite birokrasi di asia tenggara, di mana pada masa kolonial, rekrutmen priayi lokal menjadi pangreh praja memang ditujukan untuk menekan masyarakat bawah demi mengabdi pada penjajah.
“Sepanjang tahun reformasi birokrasi, kita tidak merubah budaya, makanya di mana-mana itu, ketika terjadi persaingan politik, pasti ada fregmentasi birokrasi, pasti ada polarisasi birokrasi. ASN itu memang alat politik yang sangat efektif, bahkan ada yang mengatakan lebih efektif dari partai politik,” ucapnya.
Terkait anggapan bahwa ASN terkadang menjadi korban politik, Andi Luhur punya pandangan dan istilah lain, yaitu necessary korban.
“Saya menyebutnya necessary korban, maksudnya korban yang memang diinginkan karena desainnya dari awal memang seperti itu. Kita tidak mau merubah dia menjadi aparatur yang lebih profesional sebagaimana budaya organisasi di tempat lain,” jelasnya.
Lebih jauh, Andi Luhur menekankan pentingnya mereformasi korps birokrasi agar berada dalam sistem satuan atau institusi yang independen.
“Desain pemerintahan kita karena korps seperti itu masih dianggap birokrasi padahal harusnya dia berada di dalam sistem satuan atau institusi yang independen yang tidak terpengaruh atau terkontaminasi dukungan-dukungan politik,” ujarnya.







Komentar