Pengamat: Masyarakat Soppeng Terancam Alami Kelelahan Politik

Pengamat Politik, Muh Asratillah

DBS NEWS, SOPPENG – Pengamat Politik, Muh Asratillah, menilai masyarakat Kabupaten Soppeng berisiko mengalami political fatigue atau kelelahan politik.

Hal ini merupakan dampak dari ketegangan yang terus berlanjut antara pihak eksekutif dan legislatif di wilayah berjuluk “Bumi Latemmamala” tersebut.

Pandangan ini disampaikan Asratillah dalam dialog publik mengenai dinamika pemerintahan Soppeng di bawah kepemimpinan Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle, yang digelar oleh Redaksi Tribun Timur di Makassar, Selasa (10/2/2026).

“Kalau konflik ini terus berlanjut maka publik akan mengalami kelelahan politik,” ujarnya.

Menurut Asratillah, masyarakat Soppeng saat ini seharusnya lebih banyak menerima informasi mengenai progres program kerja pemerintah daerah, bukan disuguhi tontonan perselisihan antar pimpinan lembaga.

“Publik sebenarnya sementara menunggu Bupati dan Wakil Bupati Soppeng mampu mengeksekusi secara efektif dan cepat semua janji politiknya yang dituangkan dalam RPJMD,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, Asratillah menyoroti dinamika di Kabupaten Sidrap. Ia menilai Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat ini jauh lebih fokus pada upaya realisasi janji kampanye.

“Bupati Sidrap itu sudah sibuk membuat pencitraan untuk membuktikan kepada warga Sidrap bahwa dia sedang berproses memenuhi janji politik. Sedangkan di Soppeng, publik atau warga di sana saat ini disuguhi konflik antar eksekutif dan legislatif, ya publik akan mengalami kelelahan politik,” ucap Asratillah.

Penulis: Idham

Komentar