PLT Kadishub Soppeng, Muhammad Ihsan dalam bingkai ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Soppeng, Muhammad Ihsan, mengungkap kendala utama di balik lambatnya proses perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Soppeng.
Menurut Ihsan, pihaknya saat ini mengalami krisis tenaga instalator. Minimnya jumlah teknisi ini tidak sebanding dengan beban kerja di lapangan.
Saat ini, Dishub Soppeng hanya memiliki empat tenaga instalator yang bertanggung jawab atas pemeliharaan ribuan titik lampu di seluruh wilayah Soppeng.
“Kami hanya memiliki empat tenaga instalator. Mereka bertugas memelihara seluruh lampu jalan di Kabupaten Soppeng yang totalnya mencapai 3 ribu titik PJU dan 10 ribu titik penerangan jalan biasa,” ujar Ihsan, Rabu (6/5/2026).
Kondisi kekurangan personel ini disebut telah berlangsung sejak lama dan menjadi pemicu utama keterlambatan penanganan aduan masyarakat terkait kerusakan lampu jalan.
Sebagai solusi jangka pendek, Muhammad Ihsan membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki keahlian di bidang kelistrikan untuk bergabung.
“Penanganan lambat karena tenaga memang terbatas. Makanya, kami berharap ada penambahan tenaga Instalator.”
“Bagi masyarakat yang memiliki keahlian di bidang kelistrikan dan ingin menjadi tenaga instalator, silakan mendaftar di Dishub. Syaratnya cukup punya sertifikat keahlian instalator. Target kami punya minimal delapan tenaga instalator,” ujar Ihsan.
Sekedar diketahui, tenaga instalator adalah teknisi yang bertanggung jawab atas perancangan, pemasangan, hingga pemeliharaan lampu jalan.
Penulis: Idham







Komentar