Waspada! 2 Wilayah di Soppeng Terdeteksi Alami Pencemaran Lingkungan

Bupati-Wakil Bupati Soppeng, Suwardi Haseng-Selle KS Dalle

DBS NEWS, SOPPENG – Dua wilayah di Kabupaten Soppeng terdeteksi mengalami masalah pencemaran lingkungan.

Hal ini terpublikasi dalam dokumen Statistik Potensi Desa 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng pada 6 Februari 2026.

Namun dalam laporannya, BPS hanya menyajikan data berdasarkan jumlah kasus per kecamatan dan tidak menyebutkan secara spesifik nama Desa/Kelurahan yang mengalami pencemaran lingkungan tersebut.

Berdasarkan data BPS, Kecamatan Lalabata menjadi wilayah yang paling terdampak. Terdapat dua masalah pencemaran lingkungan di wilayah tersebut, yaitu pencemaran air dan pencemaran tanah.

Mirisnya, sumber utama pencemaran di wilayah tersebut justru berasal dari limbah rumah tangga masyarakat sendiri.

Sementara itu, ancaman berbeda muncul di Kecamatan Ganra, salah satu wilayah di Kecamatan tersebut dilaporkan mengalami pencemaran udara.

Berbeda dengan Lalabata, sumber penyebab pencemaran di Ganra disebut berasal dari aktivitas Pabrik/Industri/Usaha.

Meskipun masih ada enam Kecamatan lain yang dinyatakan bersih, keberadaan dua Kecamatan terdampak ini harus menjadi peringatan bagi pihak terkait untuk melakukan identifikasi lebih lanjut dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas di masa depan.

Penulis: Idham

Komentar