Kabar Miris di Hardiknas: Rata-Rata Lama Sekolah Penduduk Soppeng Hanya Sampai Kelas 2 SMP

Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini, Kabupaten Soppeng dihadapkan pada fakta pendidikan yang cukup memprihatinkan.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng, angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk di Bumi Latemmamala masih tertahan di angka 8,59 tahun pada tahun 2025.

Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata penduduk Kabupaten Soppeng yang berusia 25 tahun ke atas hanya mengenyam pendidikan hingga kelas 2 SMP.

Meski data menunjukkan adanya peningkatan angka RLS dari tahun ke tahun, namun laju pertumbuhannya justru menunjukkan tren penurunan atau deselerasi yang signifikan.

Tercatat pada tahun 2023, laju pertumbuhan RLS sempat menyentuh angka 3,89 persen, namun merosot tajam menjadi hanya 1,66 persen pada tahun 2025.

Sekedar diketahui, BPS mendefinisikan RLS sebagai jumlah tahun belajar penduduk usia 25 tahun ke atas yang telah diselesaikan dalam pendidikan formal.

RLS dihitung untuk penduduk usia 25 tahun ke atas dengan asumsi pada umur 25 tahun proses pendidikan formal sudah berakhir.

Manfaat dari RLS adalah untuk melihat kualitas penduduk suatu wilayah dalam hal mengenyam pendidikan formal.

Angka RLS menunjukkan jenjang pendidikan yang pernah/sedang diduduki oleh seseorang. Semakin tinggi angka RLS maka semakin lama/tinggi jenjang pendidikan yang ditamatkannya.

Tantangan besar kini membayangi pemerintah daerah, mengingat rendahnya tingkat pendidikan rata-rata warga berbanding lurus dengan rendahnya indeks daya saing daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Penulis: Idham

Komentar