Bupati Soppeng, Suwardi Haseng dalam bingkai ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Sebanyak 10,26% penduduk di Kabupaten Soppeng tercatat belum memiliki jaminan kesehatan pada tahun 2025.
Hal ini berdasarkan data Statistik Kesejahteraan Rakyat yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng pada 30 Desember 2025.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau tahun 2024, angka warga yang belum terlindungi ini jauh berkurang, saat itu jumlahnya masih mencapai 21,54%.
Mayoritas penduduk Soppeng masih mengandalkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk keperluan mengakses layanan medis.
Kepesertaan BPJS Kesehatan di wilayah ini meningkat dari 78,03% pada 2024 menjadi 88,61% pada 2025.
Sementara itu, jaminan kesehatan yang disediakan oleh perusahaan atau kantor tercatat hanya sebesar 1,07% pada tahun 2025.

“Masih terdapat sejumlah penduduk yang belum memiliki jaminan kesehatan, sehingga upaya sosialisasi dan peningkatan pelayanan tetap perlu dilakukan agar semua lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat program ini secara merata,” tulis BPS dalam laporannya.
Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pihak terkait yang bisa dikonfirmasi mengenai data BPS tersebut.
Penulis: Idham







Komentar