Alasan Pasien Jiwa RSUD Latemmamala Lebih Banyak Pria Daripada Wanita

Ket.gambar : Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Jika anda pernah berkunjung ke perawatan jiwa RSUD Latemmamala, anda akan menemukan fakta bahwa pasien jiwa disana secara kuantitas lebih banyak laki-laki dibandingkan wanita.

Direktur RSUD Latemmamala yang juga Dokter Spesialis jiwa, Sitti Mudirusniah menjelaskan hal ini terjadi karena laki-laki memang lebih mudah stres. laki-laki ‘secara sosial’ lebih sulit untuk mengekspresikan kondisi psikologinya.

Laki-laki dinilai kurang bisa mengeksplorasi jika memiliki masalah. Mereka lebih memilih memendam apa yang sedang menjadi beban pikiran.

Sementara perempuan jauh lebih bisa mengeksplorasi dirinya saat ada masalah, diantaranya dengan cara menangis atau curhat.

Menangis adalah salah satu cara untuk mencurahkan perasaan, saat manusia menangis sebagian hormon stres bisa dilepaskan.

“Jadi masalah yang terpendam dalam dirinya itu bisa keluar, dibanding dengan laki-laki dimana mereka akan malu kalau menceritakan masalah pribadinya kepada orang lain. Ego laki-laki itu lebih tinggi, disitulah mengapa laki-laki lebih mudah terkena gangguan jiwa berat,” kata Mudirusniah, Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut, Mudirusniah menyebut dikala seseorang depresi lalu mencurahkan perasaannya, itu adalah salah satu cara untuk meringankan beban.

Maka tak heran, disaat seseorang merasa cemas atau depresi tapi tidak diselesaikan atau tercurahkan atau tidak bisa dibagi dengan seseorang, maka akan jatuh ke tahap lebih berat yaitu ganguan jiwa psikotik, seperti berhalusinasi atau seperti gelandangan yang berjalan tanpa tujuan di jalanan.

“Perawatan bagi pasien jiwa laki-laki juga sangat berat dibandingkan wanita, karena dia bisa merusak dan mengamuk, sementara kalau wanita mungkin hanya sebatas berteriak, bicara sendiri, menyanyi atau telanjang,” kata Mudirusniah. (id)

Komentar