Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak
DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak memastikan jalannya program berobat gratis di fasilitas kesehatan di Kabupaten Soppeng bagi masyarakat Soppeng.
Kepastian itu disampaikan Andi Kaswadi di acara syukuran dan malam resepsi kenegaraan dalam rangka memperingati HUT RI ke 79 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Sabtu (17/8/2024) malam.
“Bagi masyarakat yang berhubungan dengan layanan kesehatan tidak ada lagi bayar-bayar, jadi mulai tahun ini tidak ada lagi istilahnya BPJS kita tidak aktif, BPJS kita tidak bisa digunakan.”
“Apabila ada yang ingin ke tempat layanan kesehatan tidak perlu lagi kasak-kusuk mengurus BPJS, kita semua sudah bebaskan dan Insya Allah tahun ini sudah diaktifkan semua,” ujar Kaswadi.
Program ini sendiri bisa direalisasikan karena Kabupaten Soppeng telah mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).
“Apresiasi pemerintah pusat kepada kita dalam hal ini BPJS kesehatan karena upaya kita di Pemerintah daerah dalam mencapai UHC,” beber Kaswadi.
Diberitakan sebelumnya, program berobat gratis bagi masyarakat Kabupaten Soppeng di Puskesmas dan RSUD Latemmamala rencananya mulai akan diberlakukan per 1 September 2024,
Namun layanan berobat gratis ini hanya khusus bagi masyarakat yang tercatat sebagai warga Soppeng di KTP. Sementara warga luar Soppeng tetap melalui prosedur sebagaimana yang diatur oleh BPJS kesehatan.
“Mulai 1 september nanti, setiap warga Soppeng bisa berobat ke puskesmas atau ke RSUD Latemmamala cukup memperlihatkan KTP. Program ini akan memberikan kepastian pembiayaan perawatan kelas 3 bagi warga, baik yang belum punya BPJS maupun yang sudah punya BPJS,” ujar Kepala BPKPD Soppeng, Dipa Rabu (14/8/2024).
Lebih lanjut, Dipa menjelaskan program berobat dengan KTP ini sebenarnya tidak gratis, tapi pengobatan warga dibantu oleh Pemerintah Daerah. Pemkab Soppeng total menganggarkan Rp24 miliar untuk program ini.
“Sebenarnya tidak gratis tapi ditalangi sama Pemerintah Daerah. Untuk periode September hingga Desember anggaran yang digelontorkan mencapai Rp24 miliar, berasal dari APBD pokok Rp21 miliar dan APBD perubahan Rp3 miliar,” beber Dipa. (id)







Komentar