Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Soppeng, Syamsuddin
DBS NEWS, SOPPENG – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi Partai Golkar, Syamsuddin mengapresiasi rencana program berobat gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng.
“Kita sangat mendukung atas komitmen Pemerintah Daerah di bawah Nahkoda Andi Kaswadi Razak dalam berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan pada masyarakat di Bumi Latemmamala,” ujar Syamsuddin, Senin (19/8/2024)
Ia pun berharap program yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini bisa berkelanjutan dan menjadi prioritas dari Pemerintah Daerah.
“Jadi ini sangat tergantung juga upaya dari pemerintah daerah, jadi mesti juga dikomunikasikan dari BPKPD, berapa yang mereka butuhkan untuk full setahun.”
“Selama ini kalau masyarakat itu mengistilahkan saja gratis tapi pada hakikatnya kan dibayar oleh negara dan daerah, dan ketika dibayar oleh daerah maka tentu berhubungan dengan APBD jadi setiap tahun meski kita anggarkan,” ujar pria yang juga menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Soppeng ini.
Lebih lanjut, Syamsuddin meyakini bahwa Pemerintah Daerah bisa tetap mensinergikan dan mengawal program ini agar tetap berjalan di tahun-tahun berikutnya.
“Ini mesti menjadi prioritas dan itu harus dilanjutkan dan saya yakin pemerintah ke depan akan mensinergikan dan mengawal itu, apalagi ini niat baik dari pemerintah daerah,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, program berobat gratis bagi masyarakat Kabupaten Soppeng di Puskesmas dan RSUD Latemmamala mulai akan diberlakukan pada September 2024.
Namun layanan berobat gratis ini hanya dikhususkan bagi masyarakat yang tercatat sebagai warga Soppeng di KTP. Sementara warga luar Soppeng tetap melalui prosedur sebagaimana yang diatur oleh BPJS kesehatan.
“Mulai 1 september nanti, setiap warga Soppeng bisa berobat ke puskesmas atau ke RSUD Latemmamala cukup memperlihatkan KTP. Program ini akan memberikan kepastian pembiayaan perawatan kelas 3 bagi warga, baik yang belum punya BPJS maupun yang sudah punya BPJS,” ujar Kepala BPKPD Soppeng, Dipa Rabu (14/8/2024).
Lebih lanjut, Dipa menjelaskan program berobat dengan KTP ini sebenarnya tidak gratis, tapi pengobatan warga dibantu oleh Pemerintah Daerah. Pemkab Soppeng total menganggarkan Rp24 miliar untuk program ini.
“Sebenarnya tidak gratis tapi ditalangi sama Pemerintah Daerah. Untuk periode September hingga Desember anggaran yang digelontorkan mencapai Rp24 miliar, berasal dari APBD pokok Rp21 miliar dan APBD perubahan Rp3 miliar,” beber Dipa. (id)







Komentar