Potret Taman Segitiga Cabenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng
DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng, Muhammad Ihsan, buka suara terkait belum terinputnya paket pekerjaan konstruksi pembangunan Taman Segitiga Cabenge di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP).
Padahal untuk paket jasa konsultasi perancangan dan pengawasan pembangunan Taman Segitiga Cabenge sudah tercantum sejak 14 Mei 2025.

“Mungkin belum diinput sama operator SIRUP-nya Dinas PUPR,” ujar Ihsan, Sabtu (14/6/2025).
Terkait dalih bahwa belum terinputnya paket pekerjaan konstruksi Taman Segitiga Cabenge di SIRUP LKPP karena masih dalam proses tender atau lelang, dibantah dengan tegas oleh Ihsan.
Menurutnya, semua pengadaan barang dan jasa yang ada di Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) justru harus ditayangkan terlebih dahulu di SIRUP LKPP sebelum dilelang atau ditender.
“Semua pengadaan barang dan jasa yang ada di DPA SKPD ditayangkan di SiRUP. Sebelum tender, input di SiRUP dulu itu paketnya,” ujar Ihsan.
Lebih jauh, Ihsan berjanji akan menelusuri kasus ini dengan terlebih dahulu melakukan pengecekan di dokumen pelaksanaan anggaran.
“Mau dicek dulu, apakah ada di DPA-nya PUPR itu paket pembangunan taman cabenge. Karena siapa tahu juga di APBD perubahan’pi fisiknya, makanya mau dicek dulu,” ujar Ihsan.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Soppeng direncanakan bakal melakukan pembangunan Taman Segitiga Cabenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.
Sayangnya, besaran anggaran terkait pekerjaan konstruksi ini belum bisa diketahui. Pasalnya, paket pekerjaannya belum tercantum dalam SIRUP LKPP milik Dinas PUPR Kabupaten Soppeng.
Dari laman yang diakses Jumat (13/6/2025), baru menampilkan paket pekerjaan untuk konsultasi perancangan dan pengawasan pembangunan Taman Segitiga Cabenge.
Untuk jasa perancangan bakal menghabiskan anggaran Rp180 juta, sedangkan untuk jasa pengawasan Rp150 juta. Anggaran kedua paket tersebut seluruhnya berasal dari APBD tahun 2025.
Dalam detail paket, dijelaskan metode pemilihan penyedia untuk kedua paket jasa konsultasi tersebut dilakukan secara seleksi. Dengan jadwal pelaksanaan kontrak dimulai dari bulan Juni dan berakhir di bulan Juli tahun 2025.
Tanggal pengumuman kedua paket ini dilakukan sejak 14 mei 2025.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin yang dikonfirmasi mengaku belum tahu mengenai jumlah anggaran yang bakal digelontorkan untuk pembangunan Taman Segitiga Cabenge.
“Coba langsung konfirmasi ke pak puji (Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Soppeng) perihal angka-angka. Kalau mau tuntas ada juga di rancangan APBD, ada di Bappelitbangda,” ujar Andi Haeruddin.
Sementara itu, terkait belum ditampilkannya paket anggaran pokok pembangunan Taman Segitiga Cabenge di SIRUP LKPP, Andi Haeruddin memperkirakan, hal ini terjadi karena belum selesainya tahap proses lelang.
“Pasti akan ditampilkan, mungkin masih dalam proses lelang untuk paket pekerjaan pokoknya, biasanya memang paket konsultasi perancangan dan pengawasan selalu lebih dulu proses lelangnya,” urai Andi Haeruddin.
Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Soppeng, Pujiarman dan Kepala Bappelitbangda, Andi Agus Nongki, belum bisa dikonfirmasi terkait jumlah anggaran untuk pembangunan Taman Segitiga Cabenge.
Panggilan telepon dan pesan WhatsApp dari redaksi DBS NEWS kepada keduanya belum mendapat tanggapan.
Penulis : Idham







Komentar