10 Penyakit dengan Kasus Terbanyak di Kabupaten Soppeng

Ket.Gambar : Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Menilik data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng, terdapat 10 jenis penyakit dengan jumlah kasus terbanyak di Kabupaten Soppeng selama tahun 2021.

Mayoritas adalah penyakit tidak menular tetapi beberapa diantaranya masuk dalam daftar penyakit paling mematikan Menurut WHO.

Berikut 10 jenis penyakit dengan jumlah kasus terbanyak di Kabupaten Soppeng :

Hipertensi Esensial

Hipertensi esensial adalah jenis tekanan darah tinggi yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi dengan jelas.

Jenis hipertensi ini paling umum terjadi dan juga dikenal dengan hipertensi primer.

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk serangan jantung dan gagal jantung.

Hipertensi esensial memiliki penyebab yang sulit diidentifikasi. Namun, faktor genetik dianggap berperan besar sebagai penyebab dalam hipertensi esensial.

Di Kabupaten Soppeng, Hipertensi esensial adalah penyakit dengan jumlah kasus terbanyak selama tahun 2021, yaitu mencapai 14.617.

Dyspepsia

Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan sakit perut di bagian atas yang berulang-ulang.

Dispepsia bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari suatu kondisi atau penyakit tertentu.

Gejala dispepsia yang cukup banyak dikeluhkan, antara lain yaitu sakit perut bagian atas atau perut bagian atas terasa panas, Perut kembung atau begah, Sering bersendawa, Mual dan muntah, Ada rasa asam di mulut, Perut keroncongan.

Gejala dispepsia umumnya semakin meningkat saat seseorang dalam kondisi stres. Terkadang, dispepsia juga sampai menimbulkan heartburn atau rasa panas dan nyeri di perut bagian atas sampai ke dada.

Jumlah kasus Dispepsia di Kabupaten Soppeng mencapai angka 7.210.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi yang dapat mengganggu pernapasan normal.

Penyakit ini dapat memengaruhi hanya sistem pernapasan bagian atas atau hanya sistem pernapasan bagian bawah.

Infeksi ini sangat berbahaya bagi anak-anak, dewasa tua, dan orang-orang dengan gangguan sistem kekebalan.

Jumlah kasus Ispa di Kabupaten Soppeng mencapai angka 4.136

Batuk

Batuk adalah respons alami tubuh untuk mengeluarkan zat dan partikel dari dalam saluran pernapasan agar tidak masuk ke saluran napas bawah.

Batuk yang terjadi sesekali tergolong normal, karena membantu menggerakkan dahak yang bertugas menjaga saluran napas agar tetap lembap.

Namun, batuk yang berlangsung selama beberapa minggu dapat menandakan suatu kondisi yang memerlukan pertolongan medis, apalagi jika disertai gejala lain, seperti demam dan dahak berwarna kuning kehijauan atau bercampur darah.

Di Kabupaten Sopepng, Jumlah kasus batuk mencapai angka 2.568.

Dermatitis dan Eksim

Dermatitis juga disebut dengan eksim atopik atau eksim kering. Kondisi ini tidak menular dan biasanya muncul pada bayi atau balita, serta bisa kambuh hingga dewasa.

Akan tetapi, dermatitis atopik juga dapat dialami oleh remaja atau dewasa yang tidak pernah mengalami kondisi tersebut sebelumnya.

Jumlah kasus Dermatitis dan Eksim di Kabupaten Soppeng mencapai angka 4.979.

Diare dan Gastroentritis

Gastroenteritis atau flu perut adalah peradangan pada dinding saluran sistem pencernaan, terutama lambung dan usus. infeksi di kedua bagian ini yang menyebabkan muntaber.

Sedangkan diare adalah gangguan pencernaan yang bisa membuat pengidapnya jadi sering buang air besar, dengan kondisi feses yang encer.

Seseorang yang mengalami diare, bukan berarti mengalami gastroenteritis. Sebagian besar kasus diare disebabkan oleh infeksi di usus besar.

Sedangkan gastroenteritis peradangan pada sistem pencernaan, terutama lambung dan usus yang menyebabkan diare dan muntah-muntah

Di Kabupaten Sopepng, Jumlah kasus Diare dan Gastroentritis mencapai angka 2.435.

Gastritis

Gastritis adalah istilah umum untuk sekelompok kondisi peradangan pada lapisan lambung.

Peradangan gastritis paling sering merupakan akibat dari infeksi bakteri yang sama dengan penyebab sebagian besar sakit maag.

Penggunaan obat pereda nyeri tertentu dan minum terlalu banyak alkohol juga dapat menyebabkan gastritis.

Gastritis dapat terjadi secara tiba-tiba (gastritis akut) atau muncul perlahan seiring waktu (gastritis kronis).

Jumlah kasus Gastritis di Kabupaten Soppeng di tahun 2021 mencapai angka 4.007.

Diabetes Melitus Tidak Spesifik

Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin.

Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin.

Angka kasus Diabetes Melitus di Kabupaten Soppeng selama tahun 2021 mencapai 5.852, tertinggi ketiga dalam jumlah kasus terbanyak.

Artritis

Arthritis (artritis) atau radang sendi adalah peradangan atau inflamasi di dalam dan sekitar persendian tubuh. Adapun sendi adalah titik di mana dua atau lebih tulang berkumpul, seperti pinggul atau lutut.

Peradangan pada sendi menyebabkan sendi menjadi bengkak, kaku, dan nyeri, atau bahkan sulit digerakkan. Adapun kondisi tersebut dapat terjadi pada satu atau beberapa sendi di tubuh.

Penyakit radang sendi terbagi ke dalam beberapa jenis. Namun, jenis radang sendi yang paling sering terjadi adalah osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).

Jumlah kasus Artritis di Kabupaten Soppeng di tahun 2021 mencapai angka 3.195.

Influenza

Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan. Penyakit ini biasanya datang secara tiba-tiba dan berlangsung selama 7-10 hari.

Penyakit ini biasanya bisa sembuh dengan sendirinya tanpa harus minum obat flu. Namun juga bisa menggunakan obat-obatan flu alami untuk meredakan gejalanya

Pada negara-negara beriklim sedang, influenza biasanya terjadi secara musiman pada saat memasuki musim dingin atau penghujan. Sementara itu, di negara-negara beriklim tropis, kondisi ini mungkin dapat terjadi sepanjang tahun.

Bagi orang tua, balita, dan orang dengan imunitas lemah, kondisi ini bisa berlangsung lebih parah, bahkan kadang berisiko mengakibatkan kematian akibat komplikasi yang muncul.

Di Kabupaten Sopepng, Jumlah kasus Influenza selama tahun 2021 mencapai angka 2.354. (id)

Komentar