Pengeluaran Rokok Warga Soppeng Lebih Besar dari Kebutuhan Daging, Sayur dan Buah

DBS NEWS, SOPPENG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng merilis data pengeluaran konsumsi per kapita dalam sebulan warga Soppeng sepanjang tahun 2021.

Pengeluaran per kapita untuk kebutuhan makanan sebesar 47,89 persen. Sementara pengeluaran untuk kebutuhan non-makanan sebesar 52,11 persen.

Menariknya, Dari data pengeluaran makanan tersebut, jumlah uang yang dikeluarkan warga Soppeng untuk membeli rokok dalam sebulan nilainya cukup besar, yaitu mencapai 6,38 persen.

Pengeluaran uang untuk membeli rokok ini lebih besar dibanding uang yang dipakai untuk membeli ikan (5,81 persen), daging (1,41 persen), telur dan susu (2,89 persen), sayur-sayuran (3,00 persen), kacang-kacangan (0,60 persen), umbi-umbian (0,34 persen), buah-buahan (1,58 persen), minyak dan kelapa (1,31 persen), bahan minuman (1,68 persen), bumbu-bumbuan (1,38 persen) dan konsumsi lainnya (1,10 persen).

Untuk pengeluaran pada komoditas makanan, paling banyak digunakan untuk membeli beras (6,64 persen) serta makanan dan minuman jadi (13,80 persen).

Sementara itu jika didasarkan pada pengeluaran konsumsi non-makanan per bulan, penyumbang terbesarnya yakni perumahan dan fasilitas rumah tangga yang mencapai 24,25 persen. Kemudian berturut-turut pengeluaran untuk aneka barang dan jasa (9,77 persen).

Lalu pakaian, alas kaki, dan tutup kepala (3,04 persen). Berikutnya barang tahan lama (9,07 persen). Pajak, pungutan, dan asuransi (4,33 persen), dan keperluan pesta (1,65 persen).

(id)

Komentar