Wajib Tahu!, Ini Dampak Buruk Memaku Pohon

DBS NEWS, SOPPENG – Aktivis Lingkungan Hidup, Muhammad Wahyu mengingatkan masyarakat akan pentingnya pohon bagi manusia yang tinggal di sekitarnya.

Ia meminta masyarakat untuk tidak lagi menyakiti pohon dengan menempel dan memaku berbagai papan reklame hingga poster kampanye pilkada di atasnya.

Menurutnya, batang pohon yang banyak ditemukan tancapan paku lebih rentan terhadap penyakit. Terlebih lagi, paku yang tertancap akan merusak struktur pohon.

“Artinya kekuatan kayu akan berkurang karena ada jalan atau celah masuknya hama pada batang,” kata Wahyu.

Wahyu menambahkan, kulit kayu adalah tameng terluar dari pohon sedangkan batang adalah sentral dari pohon. Akibat penancapan paku maka pohon akan lebih cepat tumbang dan mati karena umurnya menjadi relatif pendek.

“Apalagi kalau pohon-pohon tersebut dekat permukiman warga maka akan membahayakan jika tumbang sewaktu-waktu,” ujarnya.

Sementara itu dikutip dari laman KlikHijau, memaku pohon bisa membuat kambium di dalamnya rusak sehingga akan rentan kena penyakit lalu mati.

Jika pohon mati maka sudah pasti tak bisa lagi menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia.

Padahal pohon dewasa menyerap karbon dioksida 48 pon/tahun dan melepaskan oksigen dan itu bisa mendukung dua manusia bernapas. Bahkan pohon rindang bisa menghasilkan oksigen untuk 10 orang menarik napas selama enam bulan.

Komentar