Keren, Mahasiswa KKN UNHAS Bantu Pengembangan Desa Wisata dan Pencegahan Stunting di Soppeng

DBS NEWS, SOPPENG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 110 Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar Seminar Program Kerja di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Soppeng, Minggu (16/7/2023).

Koordinator Kabupaten KKN Tematik UNHAS Gelombang 110, Muhammad Yusril menyebut, seminar program kerja ini merupakan pemaparan program kerja kelompok dan individu dari masing-masing posko KKN.

“Total keseluruhan peserta KKN Tematik ini yaitu 165 mahasiswa. Mereka terbagi dalam 18 posko yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Soppeng,” ujar Yusril.

Dari keseluruhan posko tersebut, 14 posko akan fokus dalam program pengembangan desa wisata, sedangkan 4 posko lainnya akan fokus dalam program pencegahan stunting.

14 posko untuk program pengembangan desa wisata terdapat di Desa Pising, Donri-Donri, Patampanua, Tellulimpoe, Kelurahan Kaca, Limpomajang, Ompo, Desa Mattabulu, Umpungeng, Lompulle, Belo, Timusu, Citta dan Gattareng Toa.

Sedangkan 4 posko untuk program pencegahan stunting  terdapat di Desa Kessing, Tottong, Kelurahan Bila dan Lalabata Rilau.

“Program kerja ini akan dilaksanakan dalam kurun waktu 45 hari, terhitung sejak 6 Juli 2023,” tandas Yusril.

Sementara itu, Dosen Pendamping KKN (DPK) UNHAS, Samsuddin Amin berharap mahasiswa bisa menjalankan seluruh program kerja dengan baik.

Progres dari semua program kerja ini nantinya akan dikaji di seminar evaluasi yang akan dilaksanakan sebelum seminar akhir.

“Di seminar evaluasi nanti, akan kita undang juga unsur-unsur dari pemerintah desa. Sama-sama akan kita dengarkan progres dari program kerja kalian (Mahasiswa.Red).”

“Apa yang kalian sampaikan ke DPK akan didengar oleh perangkat desa, kalau kalian menyampaikan bahwa sudah melakukan 90 persen program kerja, tapi ternyata hanya 30 persen, tentu kalian akan dikomplain,” ujar Samsuddin Amin. (id)

Komentar