DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng meminta masyarakat agar bisa menjaga stok pangan di rumah tangga.
Hal ini guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem El Nino di wilayah Kabupaten Soppeng. Pasalnya kondisi El Nino diyakini akan mempengaruhi ketersedian stok pangan di masyarakat.
Akibat kondisi El Nino, BMKG memprediksi tidak akan ada hujan lebat di wilayah Kabupaten Soppeng hingga bulan Desember 2023.
Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak menyebut, El Nino ini akan sangat berdampak pada sektor pertanian khususnya pada ketersediaan air yang akhirnya mengakibatkan gagal panen.
“Jika gagal panen, harga pangan bakal naik. Jadi kami minta hasil panen jangan dilepas semua dalam artian jangan dijual semua, agar stok pangan di rumah tangga selalu ada,” ujar Kaswadi, Kamis (24/8/2023).
Sementara itu, guna menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, Pemkab Soppeng bakal melakukan penanaman baru sekitar seribu hektare.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng, Alia Warjuni yang dikonfirmasi menyebut, kegiatan ini untuk mendukung gerakan nasional dari Kementerian Pertanian menghadapi El Nino.
“Gerakan tanam padi seribu hektare ini guna antisipasi dampak El Nino. Saat ini kami tinggal memastikan ketersediaan sumber air di lokasi-lokasi dan sarana lainnya untuk memastikan gernas ini bisa berjalan,” ujar Alia. (id)







Komentar