Suasana belajar mengajar di SMPN 2 Watansoppeng
DBS NEWS, SOPPENG – Wakasek Kurikulum SMPN 2 Watansoppeng, Asriani menilai penerapan kurikulum merdeka memberikan dampak positif bagi guru-guru di SMPN 2 Watansoppeng. Dengan kurikulum merdeka maka para guru bisa memahami bahwa pembelajaran bagi siswa tidak lagi berdasarkan pada apa yang diinginkan oleh guru, tetapi apa yang menjadi bakat dan minat siswa.
“Perubahan-perubahan positif yang diinginkan dari siswa tentu berasal dari siswa itu sendiri, tanpa ada tekanan dan paksaan dari guru karena sebelumnya pasti si guru akan membuat sebuah keyakinan kelas yang akan disepakati bersama,” ujar Asriani yang dikutip dari Chanel YouTube PSKP Kemdikbud, Minggu (1/12/2024).
Keberhasilan penerapan kurikulum merdeka di SMPN 2 Watansoppeng sendiri tidak lepas dari peran serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Soppeng yang telah memberikan dukungan dan ruang yang cukup luas untuk SMPN 2 Watansoppeng.
Disdikbud memberikan dukungan pengembangan profesional berkelanjutan terkait pelatihan implementasi kurikulum merdeka. Kemudian, Disdikbud juga memfasilitasi untuk pengembangan komunitas belajar baik didalam sekolah maupun di luar sekolah.
“Dukungan berikutnya yang diberikan dinas pendidikan memberikan apresiasi yang luas biasa kepada guru-guru yang berprestasi, yang mampu memberikan inovasi-inovasi pembelajaran baik terkait peningkatan kompetensi guru tersebut juga dalam bentuk bagaimana memberikan pembelajaran-pembelajaran menyenangkan bagi peserta didik,” beber Asriani.
(Idham)







Komentar