Stok Pupuk Melimpah, Pemkab Soppeng Kewalahan Salurkan Sisa Kuota

Bupati Soppeng, Suwardi Haseng dalam bingkai ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Suwardi Haseng mengklaim ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayahnya sudah pada tahap over atau berlebih.

Suwardi bahkan menyebut pemerintah daerah kesulitan menyalurkan sisa kuota karena menganggap kebutuhan petani sudah terpenuhi.

“Sangat melimpah pupuk dan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang sangat langka. Sekarang malah over karena banyak yang diberikan oleh pusat, sehingga tidak mampu untuk disalurkan karena mungkin sudah terpenuhi semuanya,” ujar Suwardi, Minggu (22/2/2026).

Dalam data yang dipaparkan, alokasi pupuk urea ada sebanyak 19.300 ton, terealisasi 18.752 ton atau 97,2%.

Sedangkan, alokasi pupuk NPK phonska ada sebanyak 16.000 ton, terealisasi 13.608 ton atau 85%.

Realisasi penyerapan pupuk urea dan NPK phonska inipun dinilai sudah sangat tinggi.

“Kelangkaan pupuk yang menjadi salah satu masalah klasik dalam sektor pertanian tidak lagi terjadi di tahun 2025, hal tersebut terlihat dari realisasi serapan pupuk,” ujar Suwardi.

Penulis: Idham

Komentar