Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dalam bingkai ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman melontarkan sentilan tajam saat menghadiri perayaan Hari Jadi Soppeng (HJS) ke-765 di Gedung Serbaguna La Patau Watansoppeng, Rabu (8/4/2026).
Sentilan ini terkait “penyakit” kronis para politisi yang seringkali menjadi faktor penghambat pembangunan di daerah.
“Saya beritahu, penyakit orang politik adalah tidak mau sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge (saling menghormati, saling menghargai dan saling mengingatkan),” ujarnya.
Menurut Andi Sudirman, “penyakit” ini menjadi awal dari ketidakakuran yang pada akhirnya hanya menghabiskan energi dan mengurangi produktivitas.
“Harus akur, kalau kita ribut, kita tidak bisa bekerja, yakinlah. Makanya kalau saya diributi, saya diam saja, bukan karena tidak bisa melawan tapi saya sabar saja,” katanya.
Ia pun meminta warga untuk lebih selektif dan tidak memilih orang yang hobinya memelihara kegaduhan ketimbang menjaga harmoni.
“Kedepan, kita mau tagline berkarakternya, yaitu sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge. Saling menghargai, saling respek dan saling mencintai satu sama lain. Inilah politik kebaikan yang kita mau kedepankan,” ucap Andi Sudirman.
Penulis: Idham







Komentar