Demi Proyek Bioetanol, Ribuan Hektare Tanah di Soppeng Bakal Diserahkan ke Pusat

Bupati Soppeng, Suwardi Haseng dengan latar pemandangan wilayah Kabupaten Soppeng

DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengaku sudah menyodorkan ribuan hektare tanah di Kabupaten Soppeng untuk mendukung proyek bioetanol yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Suwardi dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Laringgi, Rabu (23/9/2026).

“Pak Mentan membutuhkan tanah 2 juta hektare untuk proyek bioetanol dan ribuan hektare sudah kami sodorkan,” ujarnya.

Menurut Suwardi, tanah-tanah yang disodorkan tersebut merupakan tanah terlantar atau tanah eks HGU (Hak Guna Usaha) yang tidak dikelola dengan optimal.

“Di Soppeng ini banyak tanah terlantar yang eks HGU, di PTPN saja ada sekitar seribu hektare yang tidak dikelola dengan baik. Ada juga HGU di eks Coppo Bina Takka, ada juga di Sering, 700-800 hektare,” ujarnya.

Kendati demikian, Suwardi mengaku telah menitipkan pesan khusus kepada Menteri Pertanian agar keberadaan masyarakat yang telah memanfaatkan tanah tersebut tidak diabaikan.

“Saking terlantarnya, banyak warga kami yang mengelola tanah tersebut sejak berpuluh-puluh tahun. Jadi nanti saat dimanfaatkan oleh pemerintah sedapat mungkin yang mengelola sekarang tetap berlanjut,” ucap Suwardi.

Proyek bioetanol merupakan program yang bertujuan mengatasi tingginya harga bahan bakar minyak sekaligus menekan angka impor energi nasional.

Nantinya, lahan-lahan yang dipersiapkan untuk proyek bioetanol akan difokuskan untuk ditanami komoditas penghasil bahan baku seperti umbi-umbian dan tebu.

“Bioetanol ini adalah pengganti solar, jadi yang ditanami nanti adalah umbi-umbian dan tebu,” ucap Suwardi.

Penulis: Idham

Komentar