Wow, Segini Volume Sampah SPPG yang Harus Diangkut DLH Soppeng Setiap Hari

Potret sampah di salah satu SPPG di Ibu Kota Kabupaten Soppeng

DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Soppeng mencatat volume sampah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Ibu Kota Kabupaten Soppeng berkisar antara 0,6 hingga 1,5 ton setiap harinya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Soppeng, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa jumlah tersebut berasal dari lima SPPG di wilayah kota.

“Sampah SPPG di wilayah kota itu setara dengan 0,6 hingga 1,5 ton, tergantung tingkat kepadatan dan jenis sampahnya,” ujar Aziz kepada DBS News, Selasa (6/10/2026)

Dalam operasionalnya, sampah SPPG di perkotaan diangkut menggunakan satu unit dump truk mini roda empat berdaya angkut 3 meter kubik.

Sebelum diangkut, pihak SPPG disebut telah melakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik.

“Pengangkutan sampah rutin dilakukan pada sore hari, sampah didominasi oleh sampah organik. Cukup sekali jalan untuk mengangkut seluruh sampah SPPG di wilayah kota,” ujar Aziz.

Sampah SPPG tersebut selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lempa. Pembuangan ke TPA dipastikan aman karena material yang dibuang adalah sejenis sampah rumah tangga.

“Selama jenisnya sampah domestik atau sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga bisa diolah pada sumber sampah atau ditempat pengolahan sampah terpadu. Dan ini bukan sampah atau limbah medis,” ucap Aziz.

Sementara itu, untuk SPPG yang berada di luar wilayah perkotaan, penanganan sampahnya dilakukan melalui kerja sama dengan layanan pengangkutan sampah setempat.

“Contohnya di Kecamatan Marioriwawo yang bekerja sama dengan petugas TPS3R Kelurahan Labessi, serta Kecamatan Liliriaja yang menggandeng petugas layanan angkutan sampah kelurahan,” beber Aziz.

Sekedar diketahui, hingga 17 Agustus 2026, Kabupaten Soppeng tercatat telah memiliki sebanyak 20 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah.

Penulis: Idham

Komentar