DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak mengakui, Pemerintah Kabupaten Soppeng saat ini mulai kewalahan menghadapi dampak musim kemarau akibat El Nino.
Belum selesai penanganan kebakaran lahan dan pemenuhan permintaan air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng.
Pemerintah Daerah kembali harus dipusingkan dengan ketersediaan beras di gedung Bulog.
“Gedung Bulog itu sudah hampir kosong. Mereka keluarkan program bansos maka isi gudang kita sisa 40 Ton. Kemudian dipakai untuk intervensi operasi pasar 10 Ton per minggu, maka satu bulan kemudian, sudah tidak ada isi gudang.”
“Kami sudah lakukan langkah bersama Muspida. Tidak pernah berhenti berpikir, namun pusing juga mengatur dan mengendalikan permasalahan masyarakat ini,” ujar Kaswadi di acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Tellulimpoe, Kecamatan Marioriawa, Senin (25/9/2023).
Namun menurut Kaswadi, situasi saat ini yang memasuki musim politik dirasa sedikit menguntungkan dan meringankan beban Pemerintah Daerah.
Pasalnya, banyak Calon Anggota Legislatif atau Caleg yang mulai memberikan bantuan kepada masyarakat guna meraih simpati.
“Yang agak menguntungkan dan meringankan sedikit beban pemerintah adalah untungnya lagi masa ma’caleg. Tiba-tiba banyak orang dermawan.”
“Seandainya tidak ada, bayangkan orang-orang yang datang ke Pemerintah meminta bantuan, untungnya ada Caleg yang membantu, terima kasih para Caleg,” ujar Kaswadi sembari tersenyum. (id)







Komentar