Seberapa Sejahtera Masyarakat Soppeng?

DBS NEWS, SOPPENG – Tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diukur melalui berbagai indikator yang mencakup aspek-aspek penting dalam kehidupan sehari-hari.

Di antara aspek yang sering digunakan sebagai indikator ukuran kesejahteraan ini adalah populasi, pengeluaran, perumahan, ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan dan kemiskinan.

Lantas, seperti apa tingkat kesejahteraan masyarakat Soppeng saat ini jika kita mengukurnya berdasarkan aspek indikator tersebut, berikut pembahasannya :

Populasi

Salah satu indikator kependudukan yang sangat penting adalah struktur umur penduduk. Dengan memahami struktur umur penduduk akan dapat membantu pemerintah dalam memprioritaskan kebijakan yang perlu diambil dalam suatu wilayah tertentu.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng, dari total 238.240 jiwa penduduk Kabupaten Soppeng pada tahun 2023, sebanyak 17,35 ribu jiwa diantaranya merupakan penduduk yang berusia muda (0-14 tahun).

Adapun jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) tercatat mencapai 163,11 ribu jiwa. Sementara itu penduduk usia tua (65 tahun ke atas) yaitu sebanyak 27,92 ribu.

Jika berdasarkan hasil proyeksi penduduk 2023 tersebut, Kabupaten Soppeng saat ini bisa dikatakan telah sampai pada fase bonus demografi.

Bonus Demografi merupakan suatu fenomena dimana struktur penduduk sangat menguntungkan bagi pembangunan dikarenakan jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) jauh lebih besar dari jumlah penduduk usia muda (0-14 tahun) dan usia tua (65 tahun ke atas).

Komentar