Soppeng Baru Punya Lima Desa Mandiri, DPMD Ungkap Sebabnya

DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Soppeng mencatat baru lima Desa di Kabupaten Soppeng yang berstatus Mandiri di tahun 2022.

Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMD Kabupaten Soppeng, Andi Irwansyah menyebut kelima desa berstatus Mandiri tersebut adalah Leworeng, Ganra, Lompulle, Timusu dan Panincong.

Dalam Indeks Desa Membangun (IDM), terdapat lima tingkatan status, yang tertinggi yaitu Desa Mandiri, lalu Desa Maju, Desa Berkembang, Desa Tertinggal, dan Desa Sangat Tertinggal.

29 Desa yang berstatus Desa Maju yaitu, Citta, Kampiri, Labae, Donri-Donri, Labokong, Tottong, Belo, Enrekang, Maccile, Barang, Jampu, Pattojo, Rompegading, Abbanuange, Baringeng, Kebo, Masing, Palangiseng, Parenring, Paroto, Tetewatu, Bulue, Laringgi, Barae, Marioriaja, Mariorilau, Marioritengnga, Soga dan Watu.

Sementara 15 Desa yang berstatus Desa Berkembang, yaitu Tinco, Kessing, Lalabata Riaja, Pesse, Pising, Sering, Mattabulu, Umpungeng, Patampanua, Tellulimpoe, Congko, Gattareng, Gattareng Toa, Goarie dan Watu Toa.

“Untuk tahun 2022 ini, sudah tidak ada lagi Desa di Soppeng yang berstatus Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal,” ujar Andi Irwansyah, Jumat (23/9/2022).

Terdapat tiga tolak ukur dalam penilaian peringkat Indeks Desa Membangun ini, yaitu Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL).

Menurut Irwansyah, salah satu kendala masih sedikitnya desa di Soppeng yang berstatus Mandiri adalah karena ada beberapa desa yang justru tidak ingin mendapat status Desa Mandiri. Mereka beranggapan dengan menyandang status Desa Mandiri, maka bantuan dana desa akan berkurang.

“Padahal Alokasi Afirmasi untuk Desa Tertinggal itu cuma 1 persen dari Dana Desa, sisanya tetap lebih besar untuk Alokasi Kinerja yang 4 persen, Alokasi dasar 65 persen dan Alokasi Formula 30 persen,” kata Irwansyah.

“Kelebihan lainnya, jika sudah menyandang status Desa Mandiri yaitu, penyaluran dana desa bisa lebih cepat karena cuma butuh dua tahap, yang normalnya tiga tahap untuk yang reluger atau yang belum Mandiri,” tambah Irwansyah. (id)

Komentar