DBS NEWS, NASIONAL – Komika Abdur Arsyad meluapkan emosinya saat menyampaikan rasa duka atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan. Abdur menyalahkan sistem persepakbolaan di Indonesia yang dinilai masih kurang memadai.
“Bagaimana mungkin kita menyalahkan individu-individu kecil (Suporter.Red), yang mana mereka ini semua diatur dalam sistem yang jelek,” kata Abdur dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Senin (3/10/2022).
Abdur memberi contoh, bagaimana dengan diubahnya sistem menjadi lebih baik dan bagus, kecelakaan penumpang kereta api yang sering terjadi pada periode 2010-an bisa diminimalisir.
“Ternyata individu yang sama ini bisa diatur kalau sistemnya bagus, sayangnya sepakbola kita tidak begitu,” ujar Abdur.
Menurut Abdur, ketika manusia dengan jumlah banyak sudah menyukai sesuatu kemudian fanatik, maka semakin besar potensi putaran uang yang ada. Sayangnya potensi itu tidak diatur oleh orang-orang yang pintar.
“Titik masalnya itu karena kita selama ini diatur sama orang-orang bodoh dan tolol. Mereka itu tidak paham kita bicara sekeras apa pun, mereka tidak paham perasaan ini,” ujarnya.
“Kita tidak dilihat lagi sebagai manusia, nama-nama kita itu sudah hilang di mata mereka, kita hanya sumber uang, nama kita itu sudah diganti ‘Rp50 ribu/tiket”. Kita itu dihitung sebagai perolehan tiket bukan nyawa, dan selama orang-orang ini masih mengatur kita maka kita hanya akan dibawa dari satu kedukaan ke kedukaan yang lain,” tambah Abdur. (id)







Komentar