Tahukah Anda?, Pekerja Lulusan SD di Soppeng Hasilkan Uang Lebih Banyak

DBS NEWS, SOPPENG – Pekerja informal dengan latar belakang pendidikan lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Soppeng ternyata memiliki rata-rata pendapatan bersih sebulan yang lebih besar dibandingkan pekerja lulusan SMP.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022, rata-rata pendapatan bersih pekerja lulusan SD/MI di Soppeng mencapai Rp1,78 juta sebulan, sedangkan pendapatan pekerja lulusan SMP/MTS hanya diangka Rp1,63 juta sebulan.

Pekerja dengan rata-rata pendapatan terkecil ditempati oleh mereka yang memiliki latar belakang pendidikan belum tamat SD atau tidak pernah sekolah, dimana dalam sebulan hanya menghasilkan Rp1,28 juta.

Sementara rata-rata pendapatan terbesar diterima oleh pekerja yang lulusan SMA ke atas. Dimana mereka bisa mendapatkan pendapatan mencapai Rp2,34 juta sebulan.

Fenomena besarnya pendapatan pekerja informal dengan latar belakang yang lebih rendah tidak hanya terjadi di Kabupaten Soppeng.

Tiga Kabupaten di Sulsel, seperti Jeneponto, Pinrang dan Bone bahkan mencatat bahwa, para pekerja informal dengan latar belakang pendidikan lulusan SD/MI memiliki rata-rata pendapatan bersih lebih besar dari mereka yang lulusan SMP/MTS dan SMA ke atas.

Di Jeneponto, pekerja informal lulusan SD/MI memiliki rata-rata pendapatan mencapai Rp1,96 juta sebulan, sedangkan pekerja lulusan SMP/MTS hanya mendapat pendapatan Rp1,76 juta sebulan, dan pekerja lulusan SMA ke atas memiliki pendapatan Rp1,79 juta.

Di Pinrang, pekerja informal lulusan SD/MI memiliki rata-rata pendapatan Rp1,99 juta sebulan, pekerja lulusan SMP/MTS Rp1,65 juta sebulan, dan pekerja lulusan SMA ke atas Rp1,61 juta.

Sementara di Bone, pekerja informal lulusan SD/MI memiliki rata-rata pendapatan Rp2,11 juta sebulan, pekerja lulusan SMP/MTS Rp1,86 juta sebulan, dan pekerja lulusan SMA ke atas Rp1,68 juta. (id)

Komentar