Pemkab Soppeng Akui Pertumbuhan Ekonomi Tak Kuat Serap Angkatan Kerja

Kantor Bupati Soppeng (Ist)

DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP Nakertrans) Kabupaten Soppeng, Andi Dhamrah, mengakui pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng saat ini belum cukup kuat untuk menyerap tambahan angkatan kerja.

Data DPMPTSP Nakertrans, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng mencatatkan kenaikan dari 4,06 persen pada 2024 menjadi 4,77 persen pada 2025.

“Pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat ini belum cukup kuat atau belum sepenuhnya inklusif. Kita melihat bahwa kenaikan angka ekonomi tersebut belum berbanding lurus dengan kemampuan dalam menyerap tambahan angkatan kerja yang ada,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Lebih lanjut, Andi Dhamrah menekankan pentingnya pergeseran strategi pembangunan ekonomi ke arah pro-job growth atau pertumbuhan yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang ideal tidak hanya sekadar mengejar angka persentase, tetapi harus mampu memberikan dampak langsung terhadap penurunan angka pengangguran.

“Kita perlu merumuskan strategi pro-job growth yang lebih konkret. Tujuannya agar setiap pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan nantinya dapat menurunkan tingkat pengangguran secara berkelanjutan,” ujar Andi Dhamrah.

Sekedar diketahui, data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), angka pengangguran di Soppeng saat ini mengalami peningkatan dari 3.996 jiwa pada tahun 2024 menjadi 4.688 jiwa pada tahun 2025.



Penulis: Idham

Komentar