Rp12 Miliar untuk Penataan KWA Lejja Tahap II Dinilai Belum Ideal

DBS NEWS, SOPPENG – Bantuan keuangan Rp12 miliar yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk melanjutkan proyek penataan Kawasan Wisata Alam (KWA) Lejja tahap II dinilai belum ideal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin menyebut, untuk tahap kedua setidaknya dibutuhkan anggaran mencapai Rp18-20 miliar.

“Harapan kita sebenarnya bantuan tahap kedua ini tidak berkurang jauh dibandingkan bantuan tahap pertama yang mencapai Rp18 miliar,” ujar Andi Haeruddin, Rabu (5/4/2023).

Jika bantuan tetap di angka Rp12 miliar, Andi Haeruddin menyebut kemungkinan harus ada penyesuaian sejumlah item proyek penataan yang sudah direncanakan dalam Detail Engineering Design (DED).

“Tetap dikerja, namun harus mencocokkan dengan anggaran Rp12 miliar tersebut, mana yang paling urgent, itu yang akan dikerja terlebih dahulu,” ujarnya.

Andi Haeruddin sendiri mengaku optimis bantuan anggaran untuk penataan KWA Lejja tahap II masih bisa bertambah, pasalnya, dana bantuan Rp12 miliar yang direncanakan belum diterima dan belum masuk ke Kas APBD Kabupaten Soppeng sampai saat ini.

“Kemungkinan bertambah, karena kita belum terima, sehingga masih bisa kita urus proposal permintaan bantuannya agar ditambah menjadi Rp20 miliar,” urai Andi Haeruddin.

Secara keseluruhan, penataan KWA Lejja yang berskala internasional diperkirakan akan menelan anggaran mencapai Rp278 miliar.

“Masih panjang proses untuk membuat KWA Lejja menjadi objek wisata berskala internasional, setelah tahap kedua nanti, masih ada tahap ketiga dan seterusnya,” pungkas Andi Haeruddin. (id)

Komentar