Ket. foto : Direktur Perusda Kabupaten Soppeng, Muhammad Jufri
DBS NEWS, SOPPENG – Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Soppeng, Muhammad Jufri, mengaku tidak tahu mengenai perkembangan investasi di Kawasan Wisata Alam (KWA) Lejja.
Hal ini tentu sangat aneh, pasalnya Perusda merupakan perusahaan pengelola dari KWA Lejja sejak beberapa tahun lalu.
“Tidak kutahuki saya itu,” ketus Jufri saat dihubungi wartawan via telepon seluler, Kamis (22/6/2023).
Lebih mirisnya lagi, Direktur Perusda ini justru meminta wartawan agar menulis sesuka hati terkait perkembangan investasi di KWA Lejja.
“Terserah kau mau tulis apai,” ujar Jufri.
Padahal Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak sendiri sangat terbuka terkait Informasi mengenai investasi di KWA Lejja.
Bahkan pada akhir Maret 2023 lalu, Kaswadi mempromosikan mengenai peluang investasi di kawasan wisata yang terletak di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa kepada sejumlah tokoh di Sulawesi Selatan.
Menurut Kaswadi, KWA Lejja saat ini sudah mengantongi izin pengelolaan oleh Menteri Kehutanan selama 50 tahun kedepan.
Peluang investasi yang ditawarkan ini meliputi pembangunan fasilitas berupa penginapan, villa ekslusif dan tempat permandian.
Para investor yang berminat nantinya hanya tinggal mengikuti Detail Engineering Desain (DED) yang telah disiapkan.
“Desainnya sudah ada, sementara ini kita seleksi dan memilih yang mana boleh berinvestasi karena kontraknya itu minimal harus 30 tahun,” ujar Kaswadi saat itu. (id)







Komentar