92 Ribu Orang Soppeng Belum Bisa Mengakses Internet

DBS NEWS, SOPPENG – Jumlah pengguna internet di Kabupaten Soppeng ternyata baru mencapai 128 ribu orang per Desember 2022.

Angka ini setara 58,28 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Soppeng yang berusia 5 tahun ke atas, yang mana jumlahnya sebanyak 220.679 pada tahun 2022.

Artinya, masih ada sekira 92 ribu penduduk Soppeng yang masih belum bisa menggunakan dan mengakses internet, baik untuk Facebook, Twitter dan Whatsapp.

Hal ini berdasarkan data terbaru mengenai Indikator Kesejahteraan Rakyat yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan pada 30 November 2023.

Jumlah pengguna internet di Kabupaten Soppeng ini sebenarnya mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tahun 2021, jumlah pengguna internet di Soppeng baru mencapai 54,82 persen, sedangkan tahun 2020 bahkan masih di angka 40,08 persen.

Masih dari data BPS Sulsel, pengguna internet di Kabupaten Soppeng, didominasi oleh laki-laki, persentasenya mencapai 60,12 persen sedangkan perempuan hanya 56,59 persen.

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Sulawesi Selatan, jumlah pengguna internet Kabupaten Soppeng ada di peringkat ke 13 dari 24 Kabupaten/Kota.

Kota Pare-Pare menjadi daerah dengan persentase penguna internet terbesar di Sulawesi Selatan pada tahun 2022.

Sebanyak 81,06 persen warga Pare-Pare yang berusia 5 tahun ke atas telah bisa mengakses internet.

Lalu berturut-turut kota Makassar sebanyak 80,83 persen, Palopo 79,70 persen, Wajo 68,53 persen, Pinrang 68,21 persen, Maros 67,44 persen, Sidrap 65,79 persen, Luwu Timur 65,55 persen, Pangkep 64,12 persen, Enrekang 61,28 persen, Gowa 60,96 persen, Takalar 59,96 persen.

Kemudian  Bulukumba 57,91 persen, Bone 57,48 persen, Selayar 57,32 persen, Toraja Utara 55,45 persen, Luwu 55,27 persen, Bantaeng 54,51 persen, Luwu Utara 54,49 persen, Barru 53,84 persen, Sinjai 52,96 persen, Jeneponto 52,37 persen, dan Tana Toraja 49,74. (id)

Komentar