Ketika Dinas Pertanian Soppeng Ikut Tangani Stunting

DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Pertanian atau yang sekarang dinamakan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng ternyata ikut dalam program penanganan stunting daerah.

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Berdasarkan data SIRUP LKPP, Dinas TPHPKP Soppeng sampai menggelontorkan anggaran penanganan stunting mencapai Rp428 juta yang dipecah dalam delapan paket belanja.

Mayoritas belanja tersebut terkait dengan keperluan pengadaan barang untuk pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami sayuran dan buah-buahan.

Kepala Dinas TPHPKP Soppeng, Fajar menyebut, untuk tahun 2023 ini SKPD-nya menargetkan bisa membantu 1.400 rumah tangga yang berpotensi stunting.

“Penanganan stunting harus lintas sektor. Tahun ini rencananya kami menyentuh 1.400 rumah tangga yang berpotensi stunting. Syarat teknisnya, berpotensi stunting, terindikasi yang mengalami kemiskinan ekstrim dan punya lahan pekarangan yang bisa ditanami tanaman bayam, okra, kacang polong, jagung manis dan ubi jalar,” ujar Fajar, Selasa (5/12/2023). (id)

Komentar