DBS NEWS, SOPPENG – Realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan Pemerintah Kabupaten Soppeng tidak mencapai target di tahun 2023.
Hal ini berdasarkan data terbaru yang dipublish oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng pada 28 Februari 2024.
Total realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan di tahun 2023 hanya mencapai Rp9,38 miliar, sementara target awal yaitu Rp10 miliar.
Lalabata menjadi kecamatan dengan realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan terbesar di Kabupaten Soppeng dengan jumlah Rp1,99 miliar.
Kemudian Kecamatan Marioriwawo dengan penerimaan Rp1,64 miliar, Kecamatan Lilirilau Rp1,4 miliar, Kecamatan Liliriaja Rp1,26 miliar.
Lalu Kecamatan Marioriawa dengan Rp952 juta, Kecamatan Donri-Donri Rp946 juta, Kecamatan Ganra Rp879 juta, dan Kecamatan Citta Rp296 juta.
Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan Pemkab Soppeng ini mengalami penurunan.
Tahun 2022, realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan saat itu masih mencapai angka Rp9,78 miliar.
Saat itu, Kecamatan Lalabata total menerima pemasukan pajak mencapai Rp2,16 miliar, kemudian Kecamatan Marioriwawo RpRp1,68 miliar, Kecamatan Lilirilau Rp1,52 miliar, Kecamatan Liliriaja Rp1,29 miliar.
Selanjutnya, Kecamatan Donri-Donri Rp965 juta, Kecamatan Marioriawa dengan Rp956 juta, Kecamatan Ganra Rp878 juta, dan Kecamatan Citta Rp316 juta.
Sementara itu Kepala Bidang Pendapatan Daerah BPKPD Kabupaten Soppeng, Jumiar yang dikonfirmasi terkait hal ini menyebut, berkurangnya realisasi penerimaan pajak ini terjadi karena ada tunggakan dari wajib pajak.
“Penerimaan pajak bumi dan bangunan ini menurun karena ada wajib pajak yang menunggak. Mereka memilih menunda pembayaran pajaknya karena masalah keuangan,” ujar Jumiar, Senin (4/3/2024).
Mayoritas wajib pajak yang menunggak ini adalah mereka yang bekerja di sektor pertanian. Mereka beralasan bahwa lahan pertanian yang mereka kelola belum menghasilkan karena berbagai masalah seperti kemarau.
“Namun mereka berjanji akan membayarnya di tahun 2024 ini,” tandas Jumiar. (id)







Komentar