Para Calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng
DBS NEWS, SOPPENG – Calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng telah mengerucut pada dua pasangan, yaitu Andi Mapparemma-Andi Adawiyah dan Suwardi Haseng-Selle KS Dalle.
Nah, jika sebelumnya kita pernah membahas mengenai kekayaan sejumlah Bakal Calon Bupati Soppeng, kali ini kita akan mengulik lebih jauh khususnya mengenai hutang dari para kandidat tersisa tersebut.
Suwardi Haseng
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkan pada 23 Agustus 2024 untuk periodik 2023, total hutang yang saat ini dimiliki oleh Suwardi Haseng adalah sebanyak Rp329 juta.
Jumlah hutang tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya atau di periodik 2022, saat itu Suwardi melaporkan kepemilikan hutang yang mencapai angka Rp2,3 miliar.
Sebagai catatan, kekayaan Suwardi sendiri saat ini mencapai Rp120 miliar, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang masih diangka Rp117 miliar.
Selle KS Dalle
Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 31 Maret 2024 untuk periodik 2023, Calon Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle melaporkan kepemilikan hutang yang mencapai Rp1,51 miliar.
Jumlah hutang tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yang mana pada periodik 2022, hutang pria “pendamping” Suwardi Haseng ini pernah menyentuh angka Rp1,81 miliar.
Sementara untuk kekayaan sendiri, Selle melaporkan kepemilikan harta sebanyak Rp4,2 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp3,89 miliar.
Andi Mapparemma
Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 7 Februari 2024 untuk periodik 2023, Calon Bupati Soppeng nomor urut 1, Andi Mapparemma diketahui tidak memiliki catatan hutang, begitupun halnya di tahun sebelumnya atau di periodik 2022.
Dalam LHKPN terbarunya, Andi Mapparemma hanya melaporkan kepemilikan harta sebanyak Rp1,23 miliar. Jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di angka Rp1,25 miliar.
Andi Adawiyah
Terkhusus untuk Andi Adawiyah, belum ada data LHKPN yang bisa menjadi rujukan. Pasalnya LHKPN sendiri adalah laporan harta kekayaan milik para pejabat atau mantan pejabat negara. Sementara Andi Adawiyah diketahui belum pernah menjadi pejabat di lembaga negara baik itu ditingkat kabupaten maupun provinsi. (id)







Komentar