Pembangunan Manusia Kabupaten Soppeng Peringkat 16 di Sulsel

Bupati Soppeng, Suwardi Haseng

DBS NEWS, SOPPENG – Kemajuan pembangunan manusia secara umum dapat ditunjukkan dengan melihat perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

IPM mencerminkan capaian kemajuan dalam bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi di suatu wilayah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng yang dirilis pada 29 Agustus 2025, nilai IPM Kabupaten Soppeng berada di angka 72,76 pada tahun 2024.

Angka itu meningkat 0,82 poin dibandingkan tahun sebelumnya atau tahun 2023 yang masih di angka 71,94.

Akan tetapi, kondisi IPM Kabupaten Soppeng saat ini masih di bawah angka IPM Provinsi Sulawesi Selatan yang sebesar 75,18.

Bahkan jika dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Sulsel, nilai IPM Kabupaten Soppeng hanya menempati urutan ke 16 dari 24 Kabupaten/Kota.

Jika dilihat lebih spesifik, komponen paling berperan dalam peningkatan angka IPM Kabupaten Soppeng di tahun 2024 adalah Pengeluaran per Kapita.

Pengeluaran per Kapita penduduk Kabupaten Soppeng mengalami kenaikan dari Rp10.098.000 pada tahun 2023, menjadi Rp10.547.000 pada tahun 2024.

Menurut BPS, peningkatan pengeluaran per kapita ini menandakan adanya peningkatan kesejahteraan di masyarakat.


Kenaikan angka IPM Kabupaten Soppeng juga dilatarbelakangi adanya peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH) penduduknya.

UHH Kabupaten Soppeng mengalami peningkatan 0,3 poin dari 73,47 pada tahun 2023, menjadi 73,77 pada tahun 2024.

Artinya, seseorang mampu bertahan hidup hingga berusia 73 sampai dengan 74 tahun. Hal ini menunjukkan kualitas kesehatan di Kabupaten Soppeng meningkat.

Pada komponen pendidikan, digunakan dua indikator, yakni Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).

HLS memberikan informasi berupa lamanya sekolah yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak di usia tertentu di masa yang akan datang,

Sedangkan RLS mampu memberikan informasi tentang sejauh mana tingkat pendidikan yang mampu dicapai oleh penduduk usia 25 tahun ke atas.

Semakin lama rata-rata lama sekolah penduduk, maka semakin baik juga kondisi pendidikan di wilayah tersebut.

Nilai HLS Kabupaten Soppeng bertambah 0,01 poin dari 13,21 pada tahun 2023, menjadi 13,22 pada tahun 2024.

Nilai HLS saat ini menunjukkan bahwa harapan seseorang untuk mampu bersekolah di Kabupaten Soppeng adalah sekitar 13 tahun.

Selanjutnya, RLS Kabupaten Soppeng juga mengalami peningkatan sebesar 0,18 poin dari 8,27 pada tahun 2023, menjadi 8,45 pada tahun 2024.

Nilai RLS ini mencerminkan bahwa rata-rata penduduk Kabupaten Soppeng mengenyam pendidikan di bangku sekolah selama delapan sampai sembilan tahun.

Berikut data Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan untuk tahun 2024:

1. Makassar 85,23
2. Palopo 81,25
3. Pare Pare 80,97
4. Luwu Timur 76,44
5. Enrekang 75,83
6. Pinrang 75,43
7. Sidrap 74,81
8. Barru 74,51
9. Bulukumba 74,43
10. Luwu Utara 74,04
11. Maros 74,04
12. Wajo 73,98
13. Pangkep 73,87
14. Luwu 73,86
15. Gowa 73,71
16. Soppeng 72,76
17. Toraja Utara 72,31
18. Bantaeng 72,20
19. Takalar 72,06
20. Kepulauan Selayar 71,98
21. Tana Toraja 71,94
22. Sinjai 71,81
23. Bone 70,81
24. Jeneponto 69,45

Penulis : Idham

Komentar