Kelakuan Oknum Keturunan Raja Soppeng Dibongkar, Pusaka Kerajaan Dijual Demi Motor

Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Nurhayati Rahman, mengungkap fakta memilukan di balik hilangnya benda-benda bersejarah peninggalan Kerajaan Soppeng.

Simbol kejayaan masa lalu, mulai dari emas, piring, guci, kursi hingga tempat tidur raja, kini raib karena telah dijual oleh oknum Keturunan Raja Soppeng demi membeli sepeda motor.

“Saya tanya di mana semua ini emas-emas, piring-piring, guci-guci peninggalan raja? Bilangnya sudah dijual sama keturunannya untuk beli motor,” ujar Prof. Nurhayati dalam acara Dialog Publik bertema Membaca Soppeng Kontemporer, Selasa (10/2/2026).

Bagi Prof. Nurhayati, kehilangan ini bukan sekadar hilangnya benda fisik, melainkan sebuah tragedi identitas.

Hal ini menunjukkan adanya masalah besar dalam cara masyarakat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Soppeng menghargai akar budaya mereka sendiri.

“Ini adalah tragedi sebetulnya, ada banyak yang harus dibenahi karena kehilangan identitas. Jadi kalaupun direnovasi ini bekas istana, mau diisi dengan apa istana ini,” ujarnya.

Penulis: Idham

Komentar