Krisis Air Bersih di Tettikenrarae, Legislator PDIP Kritik PDAM Soppeng

Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi PDI Perjuangan, Ardi Doma dalam bingkai ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi PDI Perjuangan, Ardi Doma mengkritik pelayanan PDAM Soppeng menyusul krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, selama dua pekan terakhir.

“Krisis yang melanda wilayah Tonronge, Kampung Baru Takalala, hingga Mario Indah ini dipicu oleh kerusakan pompa air PDAM di Asanae. Akibatnya, aktivitas harian warga terganggu lantaran kebutuhan dasar mereka tidak terpenuhi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurut Ardi, kerusakan infrastruktur yang terus berulang, baik pompa macet maupun pipa bocor, menunjukkan lemahnya sistem antisipasi PDAM. Waktu dua minggu tanpa distribusi air adalah durasi yang tidak masuk akal dan tidak dapat ditoleransi.

“Ini bukan sekadar gangguan teknis biasa, tapi kelalaian serius. PDAM seharusnya punya sistem respons cepat untuk fasilitas vital. Masyarakat tidak boleh terus-menerus menjadi korban manajemen yang lemah,” ujar Ardi.

Menyikapi kondisi tersebut, Ardi mendesak PDAM Soppeng untuk segera melakukan langkah konkret dengan mempercepat perbaikan atau mengganti pompa yang rusak.

Sambil menunggu proses teknis selesai, ia menuntut penyediaan solusi darurat berupa distribusi air melalui mobil tangki secara merata ke wilayah terdampak agar aktivitas warga tidak semakin lumpuh.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret, maka persoalan ini layak untuk dibawa ke forum resmi DPRD melalui komisi terkait untuk melakukan evaluasi serius terhadap kinerja PDAM.”

“Kami berdiri bersama rakyat. Bersuara untuk kepentingan dan kebutuhan rakyat, karena air adalah kebutuhan, bukan kemewahan,” ujar Ardi.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, pihak PDAM Soppeng belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan ini.

Penulis: Idham

Komentar