Setahun Suwardi-Selle, Pengangguran di Soppeng Membengkak Jadi 4,6 Ribu Orang

Bupati-Wakil Bupati Soppeng, Suwardi Haseng-Selle KS Dalle dalam bingkai ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat kenaikan jumlah pengangguran di Kabupaten Soppeng selama setahun masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Suwardi Haseng-Selle KS Dalle.

Berdasarkan data BPS, angka pengangguran di wilayah berjuluk Bumi Latemmamala ini mengalami pembengkakan dari 3.996 orang pada tahun 2024 menjadi 4.688 orang pada tahun 2025.

Artinya, terdapat penambahan sebanyak 692 orang yang masuk dalam kategori pencari kerja dalam setahun terakhir.

Mayoritas pengangguran di Kabupaten Soppeng saat ini adalah laki-laki yaitu sebanyak 2.747 orang dan perempuan 1.941 orang.

Jika ditelisik dari latar belakang pendidikan, pengangguran di Kabupaten Soppeng didominasi oleh mereka yang memiliki latar belakang Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 2.029 orang.

Kemudian sebanyak 1.604 orang adalah tamatan Perguruan Tinggi, 628 orang tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 427 orang lainnya adalah tamatan Sekolah Dasar (SD).

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Sulsel, Kabupaten Soppeng menempati peringkat ke-16 dalam daftar daerah dengan jumlah pengangguran terbanyak.

Kota Makassar masih menjadi daerah dengan jumlah pengangguran terbanyak di Sulsel yaitu sebanyak 66.065 orang.

Sementara Kepulauan Selayar mencatatkan angka pengangguran paling sedikit yaitu hanya 1.890 orang.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng yang bisa dimintai tanggapan terkait data BPS tersebut.

Berikut adalah peringkat kabupaten/kota di Provinsi Sulsel berdasarkan jumlah pengangguran tahun 2025, diurutkan dari yang terbanyak hingga yang paling sedikit:

1. Kota Makassar: 66.065 orang
2. Gowa: 18.372 orang
3. Bone: 11.640 orang
4. Maros: 8.671 orang
5. Pinrang: 7.529 orang
6. Kota Palopo: 7.496 orang
7. Pangkajene Dan Kepulauan: 7.412 orang
8. Luwu: 7.405 orang
9. Wajo: 7.186 orang
10. Takalar: 6.346 orang
11. Luwu Timur: 6.128 orang
12. Tana Toraja: 6.071 orang
13. Bulukumba: 5.717 orang
14. Sidenreng Rappang: 5.029 orang
15. Barru: 4.780 orang
16. Soppeng: 4.688 orang
17. Bantaeng: 4.595 orang
18. Jeneponto: 4.393 orang
19. Luwu Utara 4.281 orang
20. Kota Parepare: 4.069 orang
21. Sinjai: 3.503 orang
22. Toraja Utara: 3.148 orang
23. Enrekang:  2.536 orang
24. Kepulauan Selayar: 1.890 orang

Penulis: Idham

Komentar