Kepala Dinas PPK-UKM Soppeng, Andi Agus Salim
DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPK-UKM) Kabupaten Soppeng, Andi Agus Salim, buka suara terkait melonjaknya harga LPG 3 kg yang telah mencapai harga Rp40 ribu per tabung di beberapa wilayah Kabupaten Soppeng.
Menurutnya, lonjakan harga ini terjadi karena adanya kelangkaan stok akibat tingginya permintaan yang dipicu oleh maraknya penggunaan LPG 3 kg sebagai bahan bakar mesin pompa air oleh para petani.
“Dalam sehari, petani bisa menghabiskan 2-3 tabung LPG 3 kg untuk pompanisasi guna mengairi satu hektar sawah,” ujar Andi Agus usai menggelar pertemuan dengan perwakilan agen dan pangkalan LPG di Kantor Dinas PPK-UKM Soppeng, Selasa (14/7/2026).
Selain karena faktor pompanisasi, naiknya harga juga diduga dipengaruhi permainan harga di tingkat pengecer. Hal ini terjadi karena pengecer tidak terikat aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi.
Dalam Peraturan Bupati Soppeng nomor 13 tahun 2021, Pemerintah menetapkan HET untuk pangkalan resmi di Soppeng hanya berkisar Rp18.500 per tabung.
“Jadi yang menaikkan harga itu adalah pengecer karena kalau di tingkat pangkalan itu harganya masih di sekitaran Rp18.500,” ujar Andi Agus.
Sebagai solusi sementara untuk menghindari harga yang mahal dan praktik kecurangan di tingkat pengecer, masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi.
“Kalau ada pangkalan yang menjual di atas HET, silakan dilaporkan ke Polisi,” ujar Andi Agus.
Data Dinas PPK-UKM, pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Soppeng disokong oleh 6 Agen dan 368 pangkalan. Adapun rata-rata alokasi untuk wilayah Kabupaten Soppeng saat ini mencapai 58.800 tabung per minggu.
“Dalam aturannya, pangkalan hanya boleh memberi 10 persen dari alokasi LPG ke pengecer. Jadi, kalau pangkalan punya jatah 100 tabung maka yang bisa diberikan ke pengecer itu hanya 10.”
“Kalau aturan ini dijalankan maka stok di pangkalan akan mencukupi dan harga pasti sesuai HET, dan ini sudah kami sampaikan kepada perwakilan agen dan pangkalan dalam pertemuan hari ini,” beber Andi Agus.
Penulis: Idham







Komentar