Istimewa
DBS NEWS, SOPPENG – Lelang zona perairan Danau Tempe ternyata masih diminati oleh para nelayan meskipun wilayah tersebut sedang dilanda kekeringan akibat musim kemarau.
“Tahun ini kita masih menggelar lelang untuk 13 zona perairan atau pallawang dan masih diminati, semuanya berhasil dilelang,” ujar Plt. Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Soppeng, Hisbullah, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, lelang zona perairan Danau Tempe tetap diminati karena sistem pemanfaatan danau memiliki perhitungan alternatif di tengah kondisi air yang menyusut.
Jika hasil tangkapan ikan tidak dapat diandalkan, pemenang lelang tetap mengincar potensi dari pemanfaatan lahan dasar danau menjadi lahan pertanian produktif.
“Hitungannya, kalau tidak bisa dimaksimalkan perikanannya, setidaknya dia dapat lahan yang sekarang tidak berair untuk ditanami,” ujar Hisbullah.
Sekedar diketahui, lelang zona perairan Danau Tempe bertujuan untuk menentukan hak eksklusif penangkapan ikan bagi nelayan.
Pemenang lelang berhak mengelola bagian danau yang dimenangkannya selama enam bulan, terhitung mulai 1 Juli hingga 31 Desember.
Terdapat 13 lokasi yang dilelang, yaitu Paware’e, Ujung Aluppang, Bentenge, Maggalunge, Lompo Manorang, Ongkoe, Tebbue, Aladie, Lompo Maniang, Pengae, Annung Lebbae, Sepa Bakke dan Topagoling.
Penulis: Idham







Komentar