Momen karhutla di Bila Tungke’e (Ist)
DBS NEWS, SOPPENG – Polres Soppeng menelusuri dugaan unsur kesengajaan di balik peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belakangan terjadi di wilayah Kabupaten Soppeng.
Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, menyebut saat ini Unit Reskrim sudah dikerahkan untuk mencari saksi dan mengumpulkan bukti penyebab kebakaran.
“Masih sementara kita lakukan lidik. Yang terpenting saat ini situasi sudah padam, dan dari unit reskrim sedang lakukan lidik dan mencari saksi penyebab kebakaran,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).
Polres Soppeng memastikan hasil penyelidikan lanjutan nantinya akan diumumkan jika terbukti ada pihak yang sengaja memicu kebakaran.
“Apabila nanti ada dugaan sengaja dibakar, perkembangan akan kita sampaikan,” ucapnya.
Sementara itu, di tengah musim kemarau panjang saat ini, AKBP Budi terus mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca yang kering membuat api rentan meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.
“Yang terpenting mohon disampaikan kepada seluruh masyarakat Soppeng agar bersama-sama menjaga dari karhutla sehingga bisa saling mengingatkan masyarakat satu dengan yang lain.”
“Jangan membersihkan lahan dengan cara ambil jalan pintas dengan sengaja membakar, karena situasi iklim kemarau yang panjang akan mudah menyebar apinya,” ujar AKBP Hari.
Sekedar diketahui, peristiwa terbaru karhutla di Kabupaten Soppeng terjadi di kawasan Hutan Bila Tungke’e di Kelurahan Botto dan Kelurahan Bila, pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.
Informasi yang berhasil dihimpun, api menghanguskan area hutan dan lahan seluas sekitar 50 hektare.
Penulis: Idham







Komentar