Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap potret buram ketenagakerjaan di sejumlah wilayah di Sulsel.
Dalam data yang dirilis pada 27 Februari 2026, terdapat 14 daerah yang mengalami lonjakan angka pengangguran dan hanya 10 daerah yang berhasil memangkas angka pengangguran pada periode 2024-2025.
Kabupaten Wajo menempati posisi puncak dengan kenaikan pengangguran paling ekstrem, yakni melonjak sebanyak 2.395 jiwa, dari 4.791 menjadi 7.186.
Tren negatif ini diikuti oleh Kabupaten Bone yang mencatatkan kenaikan 2.137 jiwa, serta Bantaeng yang bertambah 1.388 jiwa.
Kabupaten Sinjai dan Pinrang juga mengalami tekanan besar dengan kenaikan masing-masing 1.194 jiwa dan 1.059 jiwa.
Kabupaten Soppeng sendiri masuk dalam barisan 14 daerah dengan rapor merah ini, di mana angka pengangguran membengkak sebanyak 692 jiwa.
Kondisi serupa terjadi di Gowa yang naik 689 jiwa, Enrekang 484 jiwa, Takalar 440 jiwa, Maros 376 jiwa, Selayar 350 jiwa, Sidrap 316 jiwa, Kota Palopo 71 jiwa, dan Luwu Utara yang naik tipis 24 jiwa.
Sementara itu, Kota Makassar menjadi daerah yang paling impresif dalam menekan angka pengangguran, yakni berkurang 1.603 jiwa, dari 67.668 menjadi 66.065.
Keberhasilan ini diikuti oleh Luwu Timur yang memangkas 1.315 pengangguran dan Jeneponto yang turun signifikan sebanyak 952 jiwa.
Prestasi penurunan juga dicatatkan oleh Tana Toraja dengan pengurangan 878 jiwa, Luwu 807 jiwa, Barru 783 jiwa, Toraja Utara 461 jiwa, Pangkep 336 jiwa, Parepare 289 jiwa, serta Bulukumba yang turun tipis 1 jiwa.
Secara keseluruhan, kenaikan di 14 daerah mengakibatkan total pengangguran di Sulsel membengkak dari 204.760 jiwa menjadi 208.950 jiwa.
Berikut data perubahan jumlah pengangguran 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk periode 2024-2025 berdasarkan publikasi BPS Sulsel:
Wajo
Pengangguran 2024: 4.791 jiwa
Pengangguran 2025: 7.186 jiwa
Selisih: +2.395 (Naik)
Bone
Pengangguran 2024: 9.503 jiwa
Pengangguran 2025: 11.640 jiwa
Selisih: +2.137 (Naik)
Bantaeng
Pengangguran 2024: 3.207 jiwa
Pengangguran 2025: 4.595 jiwa
Selisih: +1.388 (Naik)
Sinjai
Pengangguran 2024: 2.309 jiwa
Pengangguran 2025: 3.503 jiwa
Selisih: +1.194 (Naik)
Pinrang
Pengangguran 2024: 6.470 jiwa
Pengangguran 2025: 7.529 jiwa
Selisih: +1.059 (Naik)
Soppeng
Pengangguran 2024: 3.996 jiwa
Pengangguran 2025: 4.688 jiwa
Selisih: +692 (Naik)
Gowa
Pengangguran 2024: 17.683 jiwa
Pengangguran 2025: 18.372 jiwa
Selisih: +689 (Naik)
Enrekang
Pengangguran 2024: 2.052 jiwa
Pengangguran 2025: 2.536 jiwa
Selisih: +484 (Naik)
Takalar
Pengangguran 2024: 5.906 jiwa
Pengangguran 2025: 6.346 jiwa
Selisih: +440 (Naik)
Maros
Pengangguran 2024: 8.295 jiwa
Pengangguran 2025: 8.671 jiwa
Selisih: +376 (Naik)
Kepulauan Selayar
Pengangguran 2024: 1.540 jiwa
Pengangguran 2025: 1.890 jiwa
Selisih: +350 (Naik)
Sidenreng Rappang
Pengangguran 2024: 4.713 jiwa
Pengangguran 2025: 5.029 jiwa
Selisih: +316 (Naik)
Kota Palopo
Pengangguran 2024: 7.425 jiwa
Pengangguran 2025: 7.496 jiwa
Selisih: +71 (Naik)
Luwu Utara
Pengangguran 2024: 4.257 jiwa
Pengangguran 2025: 4.281 jiwa
Selisih: +24 (Naik)
Kota Makassar
Pengangguran 2024: 67.668 jiwa
Pengangguran 2025: 66.065 jiwa
Selisih: -1.603 (Turun)
Luwu Timur
Pengangguran 2024: 7.443 jiwa
Pengangguran 2025: 6.128 jiwa
Selisih: -1.315 (Turun)
Jeneponto
Pengangguran 2024: 5.345 jiwa
Pengangguran 2025: 4.393 jiwa
Selisih: -952 (Turun)
Tana Toraja
Pengangguran 2024: 6.949 jiwa
Pengangguran 2025: 6.071 jiwa
Selisih: -878 (Turun)
Luwu
Pengangguran 2024: 8.212 jiwa
Pengangguran 2025: 7.405 jiwa
Selisih: -807 (Turun)
Barru
Pengangguran 2024: 5.563 jiwa
Pengangguran 2025: 4.780 jiwa
Selisih: -783 (Turun)
Toraja Utara
Pengangguran 2024: 3.609 jiwa
Pengangguran 2025: 3.148 jiwa
Selisih: -461 (Turun)
Pangkajene Dan Kepulauan
Pengangguran 2024: 7.748 jiwa
Pengangguran 2025: 7.412 jiwa
Selisih: -336 (Turun)
Kota Parepare
Pengangguran 2024: 4.358 jiwa
Pengangguran 2025: 4.069 jiwa
Selisih: -289 (Turun)
Bulukumba
Pengangguran 2024: 5.718 jiwa
Pengangguran 2025: 5.717 jiwa
Selisih: -1 (Turun)
Sulawesi Selatan
Pengangguran 2024: 204.760 jiwa
Pengangguran 2025: 208.950 jiwa
Selisih: +4.190 (Naik)
Penulis: Idham







Komentar