Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Soppeng terancam bakal direvisi jika dampak fenomena El Nino gagal dimitigasi dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, dalam Rapat Paripurna DPRD terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, Senin (20/4/2026).
Menurut Selle, fenomena El Nino yang memicu kemarau panjang berpotensi mempengaruhi target-target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
“Kalau dampak El Nino tidak bisa kita tangani dengan baik, mau tidak mau revisi RPJMD harus kita lakukan, karena ada sejumlah target-target yang mesti kita lihat ulang dan mungkin kita tetapkan ulang,” ujarnya.
“Saya sampaikan lebih awal kepada anggota DPRD bahwa ada situasi yang di luar perkiraan kita dan ini menjadi faktor eksternal, bukan hanya Soppeng tetapi pada daerah-daerah lain,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Soppeng mengungkap kekhawatirannya terhadap ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan bisa memicu kemarau panjang hingga sembilan bulan di wilayah Kabupaten Soppeng.
“Ini akan menjadi yang terberat dalam 20 tahun terakhir. Mudah-mudahan prakiraan BMKG tidak sepenuhnya benar, namun jika memang benar terjadi, kita berharap situasi di Soppeng dapat kita kendalikan dengan baik,” ujar Selle.
Penulis: Idham







Komentar