Bisa Dicontoh oleh Soppeng, 10 Daerah di Sulsel Berhasil Kurangi Pengangguran

Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Kemampuan daerah dalam menekan angka pengangguran terbukti bukanlah hal yang mustahil di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Setidaknya hal itu sudah dibuktikan oleh 10 daerah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berhasil memangkas jumlah pengangguran pada periode 2024 hingga 2025.

Hal ini berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel pada 27 Februari 2026.

Keberhasilan daerah-daerah ini dalam menciptakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja lokal bisa menjadi contoh strategis bagi Kabupaten Soppeng untuk memperbaiki kondisi ketenagakerjaannya.

Kota Makassar mencatatkan penurunan jumlah pengangguran paling signifikan, dari 67.668 jiwa pada 2024 menjadi 66.065 jiwa pada 2025, atau berkurang sebanyak 1.603 jiwa.

Hasil serupa diraih Kabupaten Luwu Timur yang juga berhasil memangkas pengangguran sebanyak 1.315 jiwa, dari 7.443 menjadi 6.128 jiwa.

Kabupaten Jeneponto juga menunjukkan kinerja impresif dengan menekan angka pengangguran dari 5.345 jiwa menjadi 4.393 atau turun 952 jiwa.

Tren serupa dialami Tana Toraja yang berhasil memangkas jumlah penganggur dari 6.949 menjadi 6.071 atau berkurang 878 jiwa, serta Luwu dari 8.212 menjadi 7.405 atau turun 807 jiwa.

Kabupaten Barru turut mencatatkan perbaikan dengan menurunkan angka pengangguran dari 5.563 jiwa menjadi 4.780 atau berkurang 783 jiwa.

Ada juga Toraja Utara yang berhasil mengurangi angka penganggurannya sebanyak 461 jiwa, dari 3.609 menjadi 3.148 jiwa.

Selanjutnya, Pangkajene dan Kepulauan berhasil menurunkan jumlah penganggur dari 7.748 jiwa menjadi 7.412 atau berkurang 336 jiwa.

Lalu Kota Parepare dengan penurunan sebanyak 289 jiwa, dari 4.358 menjadi 4.069 jiwa. Sedangkan, Bulukumba mencatatkan pengurangan tipis sebanyak 1 jiwa dari 5.718 menjadi 5.717 jiwa.

Diberitakan sebelumnya, angka pengangguran di Kabupaten Soppeng saat ini mengalami pembengkakan dari 3.996 jiwa pada tahun 2024 menjadi 4.688 jiwa pada tahun 2025.

Artinya, terdapat penambahan sebanyak 692 jiwa yang masuk dalam kategori pencari kerja dalam setahun terakhir.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng yang bisa dimintai tanggapannya terkait data pengangguran tersebut.

Penulis: Idham

Komentar